Monday, January 02, 2012

Istanbul bukan Istambul

Kalau Istambul adanya di dapur. #krik

Berawal dari sekedar iseng liat tiket pesawat ke mana aja yang murah, eh nemu ISTANBUL! OK.. kami pun sekeluarga liburan akhir tahun ke Istanbul. Terhitung dari tanggal 27 sampai 31 Desember 2011. Sayang untuk tiket pulang setelah tahun baruan mahal! Jadi deh ga sempet tahun baruan di Istanbul.

27 Desember 2011

Sampai di Istanbul, kami dijemput oleh pihak appartemen di mana kami tinggal.

Kesan pertama, bagus juga mobil besar berkapasitas 8 orang. Kami mendarat di bandara Sabiha Gökcen, bandara ini letaknya di bagian ASIA Istanbul. Sedangkan appartemen kami letaknya di daerah Sultan Ahmet, bagian EROPA Istanbul. Berarti kami harus melewati jembatan Bosphorus.

Entah ada serangan apa, tiba-tiba si mobil pun mogok tepat setelah melewati jembatan Bosphorus itu! 1 Jam kami terlantar di pinggir jalan tol. Sempat ada polisi menegur, bahkan mobil derek juga! Tapi ga sampe diderek sih. Akhirnya mobil bisa jalan lagi, setelah temannya si supir datang (montir kayaknya sih).

Yang tadinya minta jemput, biar bisa cepet sampe appartemen, taunya malah jadi lama. Yang tadinya mau langsung jalan lihat lingkungan sekitar, taunya malah jadi kemaleman. Ya sudahlah! Tapi ada hikmahnya juga mogok di tempat keren! Lumayan bisa foto-foto! *anggeur orang Indo mah ga jauh dari foto*

foto by Papa

Pedagang oh Pedagang..

Hari pertama. Kami masih bingung gimana beli tiket untuk kendaraan umum. Malu bertanya sesat di jalan, akhirnya kami bertanya, gimana kami bisa ke Eminönü dari lokasi kami itu, Sultan Ahmet. Kata orangnya, ga usah naik tram, jalan kaki pun sampai 20 menit, bisa sambil lihat-lihat lingkungan juga.

Si orangnya pun menawarkan untuk mampir ke toko usaha keluarganya, jalannya searah dengan tujuan kami. OK kami pun menerima ajakannya. Sambil jalan dia udah kayak guide dadakan, nerangin gedung-gedung sekitar seperti Blue Mosque, Aya Sofia, dll.

Masuk tokonya, toko karpet hand made, kami ditawarkan minum segala! Udah nolak karena harus segera ke Eminönü, karena ada janji sama Andra, temen SMA Chie yang kebetulan lagi liburan juga ke Istanbul. Tapi orangnya semacam memaksa, ya udahlah kami terima, secangkir teh apel. Sementara kami minum, dia menawarkan barang-barangnya, mengeluarkan banyak karpet, sejadah andalannya. Ditawarkannya 1 helai sejadah kecil dengan harga 500TL yang berarti 200€!! MAHAL GILA KETERLALUAN!

Kami nolak, kemahalan. Orangnya malah nantangin agar kita nawar harganya. Kami sendiri ga tau harga sejadah hand made di sana harusnya berapa. Kami diam. Kami diburu waktu, kami bilang aja nanti sore datang lagi. Dia malah marah, keluar dari tokonya sambil berkata: "Take care!" tanpa menatap mata kami.

Hari pertama sudah kena tipu "kebaikan" seorang pedagang. Dan yang Chie bingung sifat watak mereka seperti itu, kalau aja dia ga marah, mungkin aja kita bisa datang lagi ke tokonya.

Emang harus hati-hati dengan pedangang di kota ini. Bukan kejadian itu saja, masih ada kejadian lainnya. Di beberapa tempat wisata, banyak pedangan asongan seperti di Tangkuban Perahu, tapi mereka kalau ga ditanggepin malah marah. #pfftt

Kota seribu masjid

Emang bener istilah ini bisa diberikan pada kota ini. Sejauh mata memandang pasti ada mesjid *agak lebay sih*.

Blue Mosque

Kebetulan, kami dapet appartemen deket banget sama mesjid ini, jalan kaki 10 menit pun sampai. Tiap pagi berangkat ke tempat wisata selalu lewat, pulangnya pun lewat.

Sekali kesempatan, hari Jumat, Papa jumatan di mesjid itu. Ternyata di sana perempuan pun ikutan jumatan! Kami pun sekeluarga ikutan jumatan di sana. Untuk pertama kali seumur hidup, Chie ikutan solat jumat dan itu di mesjid yang megah ini!


Di waktu-waktu tertentu, seperti waktu solat Jumat, bagian balkon atas mesjid ini dibuka. Kami, cewe-cewe, kedapetan tempat di atas balkonnya. Setelah solat pun, kesempatan buat kami untuk foto-foto dari atas, keren!


Sulaiman Mosque

Mesjid ini lebih besar daripada Blue Mosque. Letaknya lebih ke bukit. INDAHnya subhanAllah...



Selat Bosphorus

Dari Eminömü kami nyebrang selat Bosphorus dengan naik kapal, kapalnya jauh lebih besar daripada kapal yang nyebrangin sungai Elbe di Hamburg. Kami ga ikut trip mengitari selat ini, waktu kami ga banyak. *berasa orang penting*

Di Eminönü ini pun banyak juga pedangan yang nawarin trip Bosphorus. #hufftt

foto by Ndha

Dolmabahce Palace

Istana ini letaknya di pinggiran selat Bosphorus, di bagian Eropa-nya, kalau diliat dari kapal atau dari sebrangnya, indah banget!


Yang lucunya, masuk istana ini, kita harus bungkus sepatu kita dengan keresek! Mungkin untuk melindungi lantai istana dari kotoran sepatu, katanya lantai kayu istana itu masih asli sampai sekarang. Di dalam istana pun kita ga boleh foto-foto dan ga boleh bikin grup sendiri, semua harus gabung dalam 1 grup, dipimpin oleh seorang guide, jadi masuknya ada jadwal-jadwal tertentu.


Topkapi Palace

Beda dengan Dolmabahce, istana ini lebih berbentuk museum, wisatanya pun lebih bebas ga terikat grup. Di istana ini banyak peninggalan islam, seperti tongkat Musa, pedang Nabi Muhammad dan sahabat bahkan ada helaian jenggot Nabi. Tapi tetep, ga boleh foto-foto di dalem museumnya.


Grand Bazar

Kami cuma sebentar mampir, untuk sekedar tahu keadaan grand bazar ini. Ga belanja. Bentuknya mirip-mirip pasar baru, kota kembang, yaah semacam itulah. Penuh orang. Pastinya harus pinter tawar menawar kalau mau belanja di sana, sedangkan kami bukan orang yang pintar dalam hal itu.



Jalan Istiklal

Jalan ini kayak alun-alun kalau di Bandung mah. Sepanjang pinggiran jalan itu pertokoan. Chie sendiri lebih suka belanja di tempat seperti ini dibandingkan dengan Grand Bazar. Rata-rata toko udah punya harga bandrol.


Galata Bridge

Unik! di jembatan ini banyak banget orang yang mancing ikan. Ikan hasil tangkapannya pun ga besar-besar amat, bisa dibilang kecil.





Galata Tower

Dari Tower ini kita bisa lihat Istanbul dari atas. Waktu itu kami ke sana sudah gelap, tapi justru menurut Chie itu lebih indah kelihatannya. Suasana Istanbul di malam hari.




Kucing dan Anjing yang berkeliaran

OH!! Anjing ada di mana-mana! Liar! Tapi kebanyakan dari mereka itu males-males, pada tiduran, jemuran di bawah matahari, duduk. Alhamdulillah sih, jadinya Chie ga begitu parno. Hahahaaa...
Kucing juga di mana-mana! Untung aja Chie ga takut sama kucing!

Bagus lho kucingnya bok!

Kendaraan Umum

Teknologi dari kendaraan umum di Istanbul ga jauh beda dengan Hamburg, tapi ga sekumplit di Hamburg. Beberapa daerah ga dilewati kendaraan umum, jadi mau ga mau harus berjalan kaki. Cape juga! Mana struktur kota ini naik turun!

Sekali naik kendaraan, jauh dekat tiketnya 2TL.

Wisata Kuliner

Ke mana pun kamu pergi, wisata kuliner itu adalah suatu keharusan! Walau di Hamburg banyak restoran turki, tetep aja kami penasaran gimana sih aslinya kalau di negaranya?

Kesimpulan Chie dari makanan Turki: Manis, Kacang dan Lemak! Oh! Kalorienbombe!!



Selain itu, ikan bakar juga ga boleh ketinggalan! Secara selat bosphorus melintasi kota ini.


14 comments:

  1. Wow, hebat deh bisa ke Turki. :D

    Dan emang luar biasa deh, Turki itu... Gimana ya ngomongnya... hmmmm.. eksotis! Ya, eksotis! :D

    Bangunannya berdesain khas, peninggalan kekaisaran Ottoman. Indah sekali. ^__^

    ReplyDelete
  2. Wah indah banget! Jadi pengen ke Istambul :D tapi di sana katanya negara sekuler ya? walopun mayoritas muslim tapi hak muslim dibatasi? :/

    btw kucingnya lucu! di sana kucing kampungnya aja udah lucu yaa.. bawa pulang boleh gak? XD

    ReplyDelete
  3. iya katanya dibatasi gitu.. denger², ke sekolah aja ga boleh pake jilbab.. :(

    ReplyDelete
  4. Hi,Chie...
    wahh...Template baru n postingan perdana di 2012 nih.
    Frohes neues Jahr, Alles gute und nur das beste im neuen lebensjahr... ;)
    Nice, review chie...di tunggu adventure2 selanjut nya.hee...

    ReplyDelete
  5. chiee akhirnya daku bisa komen di blogmu *nangis bahagia*

    uwoooh keren sekali turki! dan kerennya lagi ada di dua benua hihihi
    oiya itu ikan yg dipancing lucu2 deh XD

    ReplyDelete
  6. menakjubkan sangat...
    nice artikel...
    hmmm bagus banget dehhh pokonya....

    ReplyDelete
  7. kalo liat sejarahnya...justru bukan istambul...
    tapi islambol...coba search deh di google...

    ReplyDelete
  8. nyomot kucing di sana satu boleh gak ya..

    ReplyDelete
  9. AAAAh~ jadi inget waktu ke Istanbul July 2011 lalu. Sayang cuma setengah hari jadi sempet ke Sultan Ahmet aja x) Blue Mosque, Aya Sofia lagi tutup hari itu, TopKapi Palace pun liat dari luar aja soalnya harga tiketnya lumayan xD hehe

    Anyway, bener banget! Istanbul banyak orang asing yang berbahaya, aku sempet diikutin sama Bapak2, hiii hehe tapi ada juga yg baik banget kayak staff dan satpam di airport yang nunjukkin aku cara naik mtero dari airport ke Sultan Ahmet x) Oh iya aku ketemu orang dari Hamburg juga waktu bingung naik metro dari Sultan ahmet ke Airport hehe But, overall, Istanbul is a nice city! All the buildings with red, yellow, green colours xD~ Will go there again!

    Nice post Uchie! Nice blog too *)
    ~Ulka

    ReplyDelete
  10. wah indah banget negri istanbul tsb, jadi pengen maen kesana.
    jangan lupa mampir kesini Berita terupdate dan terpercaya iyaa.com

    ReplyDelete
  11. Halo Chie, boleh nanya waktu ke Istanbul nginapnya di mana? Saya lagi nyari apartemen di sekitar Sultanahmet juga

    ReplyDelete
  12. @dewi saya nginep di apartemen deket blue mosque.. duh lupa ya, nama apartemennya apa.. murah dan enak tempatnya.. tp rata² apartemen liburan di sana murah² kok..

    ReplyDelete

Quchie

Chierita

Belanja belanji

Belanja belanji
Click to shop!

Chiet-chat

Chwiet-chwiet

Followchie