Tuesday, October 18, 2011

Bertelor.. eh! Bachelor di Jerman

Akhir-akhir ini banyak juga yang nanya...

Gimana caranya kuliah di Jerman? Syaratnya apa? dan lain sebagainya.
Kepikiran, sekalian aja ya Chie berbagi pengalaman di sini.

Ada berbagai macam cara bisa sampai ke Jerman, beberapa orang ada yang segala macamnya ngurus sendiri alias private, atau dibantu oleh agen seperti Euro Management atau Stufen EDU. Chie sendiri ke sini private. Yaa.. emang keluarga Chie udah di sini sebelum Chie pindah. Ada juga kok beberapa temen Chie yang emang berangkat private, tanpa ada saudara atau kenalan di sini. Kalau ada kenalan emang lebih  mudah, karena bisa dibantu informasi.



BAHASA

Yang paling penting untuk bisa kuliah di Jerman itu emang bahasa. Kuliah bachelor di Jerman itu rata-rata berbahasa Jerman. Ada juga sih beberapa yang berbahasa Inggris, tapi tetep bahasa Jerman HARUS BISA! Karena ini syarat awal untuk bisa kuliah bachelor di sini.

Buat kamu yang udah punya niatan untuk kuliah di Jerman, sebaiknya segera kursus bahasa. Kalau dulu, Chie sempet kursus 1 taun (semasa kelas 3 SMA) di Goethe Institut Bandung. Atau bisa juga setelah lulus SMA, kursus intensif tiap hari selama 6 bulan. Kalau pun kamu pakai agen untuk bisa sampai sini, kamu pasti ikut kursus bahasa dulu di Indonesia-nya selama kira-kira 6 bulan.

Di tempat kursus bahasa ini juga kamu bisa cari tahu informasi/ konsultasi tentang kuliah di Jerman.

Studienkolleg

Bagi calon mahasiswa yang kelulusan "SMA"-nya bukan di Jerman, wajib untuk menjalankan jenjang Studienkolleg ini selama 2 semester sebelum masuk kuliah. Studienkolleg atau disingkat studkol merupakan jenjang persamaan UN-nya Jerman atau yang disebut dengan "Abitur".

Di Indonesia juga ada studkol, tepatnya di Jakarta. Bagi kamu yang merasa cukuplah studkol di Indonesia, bisa daftar di sana. Tapi menurut Chie, studkol di Jerman itu lebih baik, karena selain kita bisa mulai adaptasi dengan lingkungan, kultur, kita juga bisa mulai cari-cari temen.

Pendaftaran

Ga semua kota di Jerman ada studkolnya, kamu bisa cek di sini, di situ ada list studkol, beserta link masing-masing studkol.

Nah! dari website masing-masing studkol itu, kamu bisa cari tahu, kapan pendaftarannya dibuka, dokumen apa saja yang perlu disiapkan, dan pelajaran apa saja yang ditestkan untuk bisa masuk studkol itu. Biasanya tiap studkol punya aturan-aturan yang berbeda.

Salah satu syarat studkol ini adalah bahasa Jerman minimal tingkat B2. Kalau kamu udah mulai daftar studkol sebelum B2 kamu selesai, kamu bisa minta surat keterangan ke tempat kamu kursus bahwa kamu sedang dalam proses menuju tingkat B2 itu, yang nanti setelah kamu lulus B2, kamu bisa menyusul kirim sertifikatnya.

Buat daftar studkol itu, kamu bisa daftar dari Indonesia, tinggal kirim aja dokumen-dokumennya. Jangan lupa, dokumen seperti STTB, sertifikat-sertifikat itu harus diterjemahkan dulu ke bahasa Jerman dan dilegalisir di kedutaan Jerman. Penerjemah dokumen-dokumen ini ga bisa orang sembarangan, harus orang yang tersumpah, kamu bisa cari tahu siapa saja penerjemah tersumpah di tempat kamu kursus bahasa.

1 trik dari temen Chie yang ngurus segala macemnya sendiri tanpa agen:
Kirim semua dokumennya ke salah satu kenalan yang emang udah ada di Jerman. Nanti kenalan kamu inilah yang akan ngirim dokumennya ke studkol-studkol, tinggal alamatnya aja nanti di c/o-kan ke dia. Lumayan menghemat biaya pengiriman. 

Test Masuk (Aufnahmeprüfung)

Rata-rata kebanyakan studkol hanya memberi test bahasa Jerman, tapi ada juga yang memberi test pelajaran lain selain bahasa, seperti matematika atau fisika (untuk jurusan teknik). Bentuk soal dari test-nya pun kadang berbeda-beda tiap studkolnya, bisa dicek di halaman web-nya, biasanya ada beberapa contoh soal.

Entah sejak kapan, ternyata ada beberapa studkol Jerman yang mengadakan testnya di Indonesia, seperti studkol Konstanz. (Bisa coba kamu tanya-tanya ke tempat kamu kursus)

Pelajaran di studkol ini seperti ngulang pelajaran SMA, tapi dengan bahasa dan istilah Jerman. Tiap semester ada ujiannya, yang bisa nentuin kamu naik semester atau ngga. Di tiap semesternya sendiri kamu punya kesempatan 1x ngga naik semester (dijumlah-jumlah batas maksimal belajar di studkol itu 2 tahun), kalau ngga lulus juga, silakan pulang ke Indonesia (bukannya nakut-nakutin, tapi biar mental kamu siap dengan keadaan di sini, kalau emang punya niat kuat untuk kuliah di sini, kamu pasti bisa kok! temen Chie aja ada yang lulus cuma dalam 1 semester). Jangan takut! bawa santai aja, gampang kok pelajarannya cuma ngulang pelajaran SMA. Studkol itu asik! pergelutan dalam masa kuliah bakal lebih sulit daripada studkol.

Jalan bareng temen-temen studkol. 
Temen-temennya asik, dari berbagai negara.

Akhir dari studkol, ada ujian lagi, ujian penentuan namanya "Feststellungsprüfung". Hasil dari ujian ini ditambah dengan nilai UN UAS bawaan dari Indonesia, dibagi 2, itulah nilai "Abitur" kamu, yang bisa bawa kamu ke jenjang kuliah.

VISA

Kalau kamu udah daftar studkol dan dapet undangan buat test masuknya, undangan itu bisa digunain buat pengajuan visa. Atau bisa juga, pake undangan dari kursus bahasa di Jerman. Dulu Chie pake undangan dangan kursus bahasa (cuma katanya undangan dari kursus ini kurang kuat).

Salah satu manfaat dari punya kenalan di Jerman, kamu bisa minta tolong juga buat mempermudah proses visa ini, seperti misalnya untuk ngecek proses visa ini di kantor migrasi di kota tujuan dia ngajuin visa.

Misalnya ambil contoh: Kamu dapat undangan test studkol di Berlin, kenalan kamu yang ada di Jerman, bisa nge"push" orang migrasi di Berlin, untuk menyegerakan proses visa kamu.

Tempat Tinggal

Sambil pendaftaran untuk test studkol, kamu bisa mulai cari tempat tinggal. Mulai daftar "Studentenwohnheim" di kota-kota di mana kamu daftar studkol. Studentenwohnheim ini semacam dorm/ kost-kostan untuk mahasiswa. Untuk dapetin kamar di sana itu ga mudah! harus antri/ berebut dengan mahasiswa lain, butuh waktu juga buat bisa dapetinnya, seenggaknya kamu harus daftar paling telat 3 bulan sebelum kamu mau masuk kamar itu.

Daftarnya gimana? Bisa via internet. Coba cek website ini.

Di tiap kota, biaya sewa kamar Studentenwohnheim ini berbeda-beda. Hamburg termasuk kota yang mahal, ada yang sebulannya 220€ udah termasuk air, listrik dan internet, ada juga yang lebih atau kurang. Ada lagi temen Chie di Berlin, cuma skitar 160€/ bulan. Di kota kecil seperti Weimar, bisa cuma 120€/bulan.

Biaya Hidup

Hal yang satu ini tergantung pribadi masing-masing. Kalau hemat, bisa dengan 350€/ bulan pun cukup, itu udah termasuk biaya tempat tinggal. Banyak cara menghemat biaya hidup, terutama kamu bisa ngehemat dalam hal makanan, misalnya dengan masak sendiri, dateng ke undangan-undangan yang ada makan-makannya, pulangnya bawa bungkus-bungkus.

Kamu juga bisa kerja part time, rata-rata dengan bekerja seperti di gudang satu perusahaan atau di restoran, kamu bisa dapetin sekitar 6€/jam. Selama dalam sebulan kamu berpenghasilan di bawah 400€, kamu ga akan kena pajak penghasilan. Sebagai pelajar ada batas maksimal berapa jam kamu bisa kerja dalam sebulan, biar kuliah kamu ga keteteran juga. Ga sedikit lho mahasiswa yang terlena sama bekerja, akhirnya malah kuliahnya keteteran!

Bank

Salah satu syarat pengajuan visa juga adalah jaminan uang. Sekarang jaminan itu sekitar 8000€. Jadi kamu harus buat akun di bank Jerman, dengan jumlah uang di dalamnya minimal 8000€. Bikin akun ini, kamu harus isi formulir dari "Deutsche Bank", legalisir surat-surat. Kamu bisa cari informasi lebihnya di tempat kamu kursus atau tanya langsung di banknya. Di Jakarta juga ada kok cabang banknya.

Tenang aja, ini uang buat hidup kamu di awal-awal hidup di Jerman, di mana kamu bisa ambil maksimal 600€/ bulan. Uang jaminan bahwa kamu ga akan terlantar di Jerman.

Universitas

Kadang orang nanya,
universitas mana sih yang bagus di Jerman?

Sebagai tips persiapan pertama kuliah di sini, jangan dulu kamu pikirin kamu pengen kuliah di universitas mana, lebih baik kamu konsentrasi dulu dengan kursus bahasa, pendaftaran studkol, dan tempat tinggal. Nanti setelah kamu udah diterima di studkol, kamu juga bakal dapet informasi tentang universitas yang bagus sesuai jurusan yang kamu minati di mana. Kadang juga kan, pemikiran bisa berubah, yang awalnya mau kuliah arsitek tiba-tiba berubah jadi teknik sipil. Atau kadang, tiba-tiba dapet informasi universitas lain yang lebih cocok dengan kamu. Kalau kamu emang udah niat bener untuk kuliah di sini, 1 tahun di studkol cukup kok buat kamu cari informasi tentang universitas.


Kerabat/ Kenalan

Salah satu tips, sebelum kamu sampai di sini, kamu cari kenalan orang Indonesia yang emang udah di Jerman. Buat apa? buat misalnya seperti yang udah Chie bilang sebelumnya, bantu dalam proses visa, dalam pendaftaran studkol, informasi-informasi, atau nanti kalau kamu udah sampai Jerman bisa minta jemput.

Kamu bisa cari kenalan misalnya lewat PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia). Cari aja PPI kota yang emang jadi tujuan kamu, mereka pasti bisa bantu.

Beasiswa

Setau Chie, ga ada beasiswa buat bachelor, kebanyakan itu buat master. Tapi kalau kamu udah masuk jenjang kuliah dan prestasi kamu di kampus bagus, kamu bisa mengajukan permintaan beasiswa ke kampus kamu itu.

Biaya pendidikan di Jerman itu relatif murah, bahkan masih ada beberapa kota di Jerman yang masih menggratiskan biaya kuliah. Sayang.. di Hamburg udah bayar.


Viel Glück!

____________________________________

Terimakasih untuk Hasbi, yang udah bersedia diwawancara untuk artikel ini. (Diwawancaranya sambil motongin ayam lho!) Hahahaaa.. Makasih juga buat Octa dan Roby.

74 reakchie mereka..:

Anggie said...

Jaminan uangnya EUR8000? :O
Gede juga :o

grenouillegraphie said...

chieee, kalau untuk ambil master tanpa melalui beasiswa gimana yah? ;;)
jaminannya tetep 8000 atau malah lebih. :-o

Quchie said...

wah kurang tau.. kayaknya sih sama sekitar segitu juga.. kebanyakan yg master ke sini pake beasiswa..

Adinda said...

chie, bahasa jerman susah gak? kl doktor gitu gimana cara kesananya? :D beasiswanya ada apa aja?

octalinda said...

akhirrrnyaaaa jadi jugaaa. cman dr 1 nara sumber nihh,,, kurang akurat (pengen ditanya jg pdahal :p) keren2 teh. smua info2nya bner banget!!! pokonya asik deh kuliah di Jerman apalgi di Hamburg =) ngomong2 itu foto teh uchie pas studkol ya?? hihi susah juga nyarinya td..agak2 nyumput gt di belakang pinggir kiri :D

Lynn said...

yeay bisa komen disini jg akhirnya setelah mencoba online pake komputer laen hehehehe
nice story anyway, bisa buat bantu2 yang mau ngejar beasiswa kesana :D
i'd really love to.. tapi ga bisa bahasa jerman. hahaha *males goethe juga*

rizal kinang said...

Toopp...tengkyu, ane pingin nyusul. Lagi urus2 persiapan...see u in europe chiee :)

sulton said...

cie.. mau doonk ke jermaan..
itu komen saya,
tapi pertanyaan nya sekarang darimana saya bisa mengumpulkan uang 8000euro yang sama dengan 98.000.000 an itu

funnynaura said...

kak uchieee aku masih galau nih hahaha #plak tapi makasih banyak ya kakak info-info nya, aku udah mulai belajar bahasa jerman nih, belajar sendiri tapi ehehe semoga aja bisa cepet ambil keputusannya, mungkiin bisa ke jerman hihi ^^ danke!

Muhammad Irgan said...

pengen kak,, vi galau duit dri mna 8000 euro,,hehe

bisa nambah semangat..:)
thanks deh buat infonya :D

hafid widodo said...

vielennnn dannkee, mba :)... ditunggu yg "mistar, EH! master di jerman" :)

wisata indonesia said...

konon, kalo belajar di negeri-negeri non english bisa lebih enak, coz kalo gak bisa clear english masih ok aja.., tul gak bro?

William said...

untuk master, juga sama 8000€... uangnya bisa diambil kok per bulan.. tapi sekarang kalau ga salah ada maksimalnya ambil berapa per bulan.. Kalau untuk Doktor/PhD, bisa dari beasiswa mis: dari DAAD.. atau langsung kontak professornya nglamar untuk ambil Doktor, dan statusnya nanti akan jadi karyawan universitas,.. enaknya doktor di jerman, ga bayar tapi malah dibayar.. :D

Anonymous said...

chie, mo nanya ada ga sih beasiswa buat masuk studkolnya? soalnya kan aku mau ambil jurusan linguistik. tapi di indo kan ga ada kelas linguistik di studkol indo :(

Quchie said...

@anon: beasiswa untuk masuk studkol maksudnya? kalo beasiswa studkol ga ada, kan itu salah satu langkah buat bisa S1 di sini. tapi tenang, studkol gratis kok. dan kalo yg dimaksud itu beasiswa operasional masuk studkol, itu jg ga ada, lagian gratis kok, testnya pun gratis. di jerman itu biaya sekolah sampe tingkat lulus SMA itu gratis, dan studkol bisa dibilang termasuk ke dalam tingkatan itu (selama sekolah/ studkol negara, bukan sekolah/ studkol private/ swasta).

Anonymous said...

oh studkol itu gratis yah? trus dr studkol gitu kira2 ada beasiswa buat ke uni-nya ga?

Anonymous said...

oiya chie, mau tanya juga. kalo mau ambil pariwisata, di studkolnya ambil jurusan apa ya?

Quchie said...

kayak yg udah saya tulis di atas.. buat S1 itu ga ada beasiswa. kecuali: mengajukan sendiri beasiswa ke kampus (UNI), dengan syarat punya prestasi yg OK di kampus tersebut..
buat pariwisata, saya kurang tau sih.. mungkin G-kurs.

Anonymous said...

Kalo misalnya mau melanjutkan SMA di jerman, apa ada tips2nya juga Makasiih.. :)

Quchie said...

wah.. susah kalau lanjutin SMA di sini. kalo mau palingan exchange student gitu, kayak AFS (cari aja di gugel: afs exchange). kalo mau bener nerusin SMA di sini susah ato malah ga bisa, saya kurang tau, kayaknya harus punya keluarga di sini sih.

Anonymous said...

salam kenal ka chie . hari senin hari pertama aku masuk studkol. kemaren tanggal 15 Einschreibung, tapi kok ngerasa gurunya ngomong cepet banget ya.. apa awal2 emang gitu? ngerti, tapi pas mau jawab gagap jadinya :D

putri

Quchie said...

salam kenal juga putri.. ya.. awalnya pasti ngerasa gurunya ngomong cepet, lama² kebiasaan juga kok. nanti di universitas, dosennya itu lebih cepet lagi ngomongnya, karena di univ semua siswa disamakan sebagai warga jerman.
kalau mau jawab², jawab² aja jangan gagap, jangan takut salah ngomong, dengan begitu guru tau kalau kita bisa (salah satu cara buat menarik perhatian guru)

Fahrizi Noer Fajar Azman said...

Kak, saya pengen bangetttttttttttttttttttttttttttttt kuliah di Jerman nanti... tahun ini kan saya mau UN buat masuk SMA. nah...kira- kira kakak bisa ngasih tips ga apa yang harus saya lakuin nanti pas udah masuk SMA... apa langsung kursus bahasa Jerman?

atau apa?

please di bales ya kak :)

Journal of the Tanned-Skin Princess said...

itu jadi kita ke kedutaan jerman 2x?
pertama buat legalisir terjemahan dokumen,
kedua ngajukan visa?
boros dong kalo 2x.

Quchie said...

@fahrizi: kalau emang niatnya udah 100% mau ke sini, bisa aja dimulai kursus bahasanya.. semakin cepat semakin baik, jadi lebih matang persiapannya.. :)

@journal: saya bulak balik ke kedutaan jerman ga cuma sekali dua kali lho.. sampai berkali², cape juga ngurus²nya.. tapi kalau ada niat kuat kenapa ga dijalanin? kalau cuma karena bulak balik kedutaan aja ngeluh, gimana mau lanjut hidup di sini, yg tantangannya jauh lebih besar? :)

ryan said...

saya mau ambil kelas bahasa dan lanjut kuliah di hamburg jerman...
bisa ga saya dan ambil kelas bahasa di jerman tanpa ikut kelas bahasa di indonesia?
dengar2 buat mengajukan visa kemampuan bahasa jerman minimal b1 ( ga tau bener atau ga )?
apakah saya harus daftar sklh bahasa + kuliah?
bisa tidak saya daftar sklh bahasa dl sampai di jerman baru mikir2 msk jurusan apa?
apakah bisa sklh bahasa dapat visa student? agar setelah selasai kelas bahasa bisa lgsg daftar kuliah tanpa harus pulang ke indo untuk urus visa student?

mohon pencerahannya.. terima kasih

Quchie said...

@ryan: setau saya, sekarang udah agak sulit mendapatkan visa student ke Jerman, dulu memang bisa dapet visa student dengan modal pendaftaran kursus bahasa di Jerman. sekarang itu udah sulit, jadi siswa minimal harus punya kemampuan B1 atau B2 (saya sendiri kurang tau tepatnya) untuk dapet visa ini. jadi sebaiknya memang kursus bahasa dulu di Indonesia (ini untuk yang kuliah S1/ Bachelor ya). Kalau program Master beda lagi, mereka banyak jg yg ga bisa bahasa Jerman, karena kuliahnya memang program internasional berbahasa Inggris.

erlangga said...

Saya dapet informasi dri uni assist bahwa saya tidak masuk studtkoll karena rata-rata nilai UN saya kurang yaitu 5,5.sedangkan yang dibutuhkan 6.jadi bagaimana solusinya agar saya bisa dapat panggilan studtkoll?apakah ada kemungkinan saya dapet studtkoll di tempat lain?

Quchie said...

@erlangga: mungkin bisa coba di studkol private (studkol leipzig), tapi karena private (swasta) jadi ga gratis, ada biaya²nya, kayak biaya masuk, "SPP"nya per semester, saya kurang tau berapa²nya. bisa coba di google: studienkolleg leipzig

Yovanka Elisabeth said...

Beneran gratis cie studkol nya? Di mana aja?

Yovanka Elisabeth said...

Beneran gratis cie studkol nya? Di mana aja?

Quchie said...

@yovanka: iya gratis, cuma bayar semesterticket (tiket buat transportasi dalam kota), bayar semesterticket ini lewat studkolnya, kalo beli sendiri itu harganya jauh lebih mahal. mau ga mau harus bayar ini, karena kita kan perlu tiket kalo mau ke mana². :)

Anonymous said...

Chie,sy org tua yg krm dua anak saya ke jerman utk study,kayaknya buat saya lebih meyakinkan studkoll di Indonesia,karena saya yakin mereka bisa masuk Universitas daripada ke jerman studkoll aja nggak masuk,bahkan sdh masuk tapi gagal.dan kalau di hitung2 dr sisi beaya jauh lbh irit serta waktu sgt effisien.

Anonymous said...

Mba, thn depan anak sy lulus UN, skrg dia sdh kursus bahasa. Klo seandainya dia studkol di Hamburg, tp uni di stuttgart, bisa ya mba? Sebelumnya, Thx info nya :) Salam : Lina :)

Quchie said...

untuk pemilihan studkol jerman/ indo, itu tergantung masing² orang, di indo memang lebih mudah masuknya, karena memang saingannya juga sedikit, dibanding di sini saingannya sama mahasiswa dari negara lain juga, lebih ketat penyaringannya.
masalah kegagalan waktu studkol, rata² karena faktor bahasa, kalau di Indo yaa bisa nanya² temen di luar jam pelajaran/ belajar bareng dengan menggunakan bahasa Indo, sedangkan di sini ngga, mentok² ke temen yang bisa bahasa inggris. sebenernya ini sebagai pelatihan juga sih untuk nanti di UNI-nya yg akan jauh lebih berat.
masalah biaya, tergantung juga, biaya hidup di Jakarta setau saya juga sudah mahal, kecuali kalau memang keluarga sudah di Jakarta (bisa hemat biaya tempat tinggal).
pastinya ibu lebih tau, lebih ngerti sama anak² ibu, saya ini cuma sekedar masukan. :)

-------

ada 2 tipe studkol: studkol UNI (Universität) dan studkol FH (Fachhochschule), kalau anak ibu udah kursus bahasa Jerman, pasti tau bedanya Uni sama FH. Studkol Uni nantinya bisa masuk ke Uni atau FH, sedangkan Studkol FH (setau saya) nantinya cuma bisa masuk ke FH. Studkol Hamburg itu termasuk studkol Uni, jadi bisa masuk ke Uni/ FH mana aja di Jerman. Ga mesti studkol di 1 kota, Uni-nya harus di kota itu juga, bebas, selama itu masih di Jerman. Ga setiap kota juga punya studkol kok. :)

Anonymous said...

Thx U infonya mba. Studkolnya mau di Hamburg krn ada kenalan org Indo disana :)

Quchie said...

sama², semoga bermanfaat. sukses buat anaknya! mungkin kalau di Hamburg nanti bisa ketemu. PPI Hamburg juga siap bantu, kalau anak ibu butuh bantuan. :)

erlangga said...

terima kasih atas solusinya.kak,saya mau tanya lagi nih.indonesiakan pakek sistem nilai kelulusan nih (nilai UN+Nilai raport).apakah untuk mendapat zulassung studkoll bisa memakai nilai kelulusan?sebab nilai UN murni saya 5,5 sedangkan nilai kelulusan saya 6,5

Quchie said...

saya kurang tahu apa nilai rapot termasuk ke nilai yg dipakai ato ngga, yg pasti sih UN dan US. :)

Anonymous said...

Kak Chie, anak saya mau ke Jerman juga, klo gak salah dia mau ke uni di Hesse (Marburg) atau di Hamburg. Dia bentar lagi UN dan lagi siapin diri ambil kursus bahasa intensif B1, setelah UN baru super intensif B2. Yang bikin saya ketar ketir, denger denger kuliah di Jerman susah lulusnya dan bisa lama banget ya (sd 7thn)... Bener gak sih...

Quchie said...

sampai 7 tahun sih mungkin ngga bu, atau 7 tahun itu udah plus² sama masa kursus bahasa + studkolnya? emang sih susah lulusnya, tapi kalo sampe 7 tahun ngga bu.. tapi kalau 7 tahun sampe selese master sih mungkin.. :)

benedicta pinta said...

kak chie, aku ada rencana buat kuliah di jeman ni. sekarang aku kelas2 mau ke kelas3 sma kak.aku baru mau mulai belajar bahasa jeman di goethe kelas 3sma. kira kira cukup ga waktu persiapan aku buat studkol sama kuliah kesana? trus kira kira kalo udah kuliah disana bisa lanjut kerja disana ga ka? hehe :) thanks kak

Anonymous said...

saya azmi dri Bogor.
saya brencana untk kliah k Jrman Thun ini Insya Allah.
dan saya ragu atas biaya khdupannya, dan saya mau tanya.
kalo selama studienkolleg boleh ga sih krja part time?
soalnya dr informasi yg saya dpt hanya bbrpa kota sja yg mngjinkan untuk part time ktika studienkolleg

Quchie said...

@benedicta: insyaAllah bisa.. :)

@azmi: kerja part time selama studkol dibolehinnya kalau waktu liburan aja..

Anonymous said...

salam dari goettingen.. :)

Andhika said...

kak saya dika dari bogor,saya mau berangkat ke jerman bulan oktober nant untuk mengejar kursus bahasa jerman B1 dan B2. Apakah Mkurs harus B2? Adakah STK yang syaratnya hanya B1 ? Vielen Dank :D kalo ada twitter follow ya kak @dika200

Ben said...

Kak kalo dari awal sampe aku bisa dapet b2 kira" berapa lama ya? 1thn cukup kak? Aku soalnya baru masuk les sama baru masuk kelas 3sma juga kak.

Mirza said...

Nice info! salam kenal ya chie, ak br masuk studkol indo d bsd.. smoga bsa brtukar info kedepannya.. Viel Erfolg! :))

Sunshine 露西 said...

Kak emang semua uni udah di kenain biaya 500 euro/ semester?
Atau masih ada yang ga bayar semesternya? Itu dimana?

Anonymous said...

Hai kak.. aku Tara
aku skrg sekolah di semarang, jadi kalo mau kursus di Goethe kurang memungkinkan..
klo misal aku kursus di luar goethe, terus setelah lulus baru masuk ke Goethe apakah memungkinkan kak?
aku kepingin masuk di RWTH Aachen jurusan arsitektur kak, kalo studkol yang dideket aachen yang punya negara ada kak?
thx ya kak..
kalo boleh minta alamat email boleh kak? utk tanya2 pendapat + nasihat..hehe tq kak :)

Quchie said...

@sunshine: sekarang udah banyak kota yg membebaskan kembali biaya kuliahnya kok.. (untuk univ negeri lho ya) :)

@tara: halo tara, kursus di luar goethe bisa juga kok, tapi kalau buat testnya saya ga tau apa di luar goethe itu sertifikatnya diakui apa ngga, bisa tanya² ke tempat kursusnya.. kalo ga diakui, bisa ikut testnya aja ke goethe.. :) saya kurang apal sama kota² yg ada studkolnya, bisa liat link di artikel atas.. email saya: chiequchie at gmail dot com :)

umar said...

Siang Chie
Di jawab ya nih saya mau tanya studkoll mana aja yg tes nya gk pake matematika???
Saya jurusan IPS loh chie.
InfO ini penting banget Chie, mohon bantuanya yaa :)
GBU

Quchie said...

@umar: saya kurang tau tepatnya, tapi kalau mau masuk IPS ya kemungkinan besar ga dites kok mathnya.. dan sebagian besar studkol jg ga ngetes mathnya (cuma beberapa studkol, seperti münchen).. sebagian besar cuma ngetest deutsch aja.. kalau mau tau mana² aja, bisa dicek di masing² website studkolnya, linknya ada ditulis di atas.. ;)

umar said...

Tapi saya buka link nua kebanyakan ko ada math nya ya Chie, kebanyakan malah ada math nya malah mathnya disetarakan kaya IPA?
Bener gk itu Chie???

ardanariswara said...

klo masuk studkol semua pake math b inggris b jerman. selama pengalaman ane daftar n ngikut aufnahme. mending di saarbrueken . ga pake tes. tapi uninya harus di situ kayak temen ane. sekedar membantu. nice share..
ane di berin chie.

zahrafiir said...

kak makasih ya atas infonyaa.. kalo aku nyoba berangkat sendiri kira2 apa aja kendalanya kak? uangku juga terbatas kak, pas studkoll itu kira2 berapa lama? 1thn? berarti selama itu kita kan kemungkinan gak bisa part time itu kita pake uang yang jaminan bisa?

Steven Chandra said...
This comment has been removed by the author.
Steven Chandra said...

@zahra: saya juga baru liat2 studi di German, tapi setau saya uang jaminan emang gunanya buat itu, biar bisa biayain hidup selama satu tahun itu, kalau buka blocked account, dibatesin sebulan limit narik duitnya, tapi ya pasti cukup buat hidup sebulan, bahkan lebih kalo hemat. Studkol standarnya 1 taun, tapi kalo exceptional 6 bulan kelar boleh ikut test ujiannya juga. Masalah kerja, kayak dibilang di atas, kalo studkol dibatesin pas holiday doang, karena emg tujuan nya studkol kan buat preparatory classes, jadi bagusnya si ga kerja dulu biar lebih fokus.

@chie: nanya nih, susah ga buat diterima studkol, kemaren saya baca2, dia liat nilai uan ya, jadi parno sendiri ga bisa ikut tes penempatan nya, dan tes nya itu harus di jerman ya, selain Konstanz dimana lagi yang bisa tes di indo? Saya kebetulan juga mau ke Hamburg, kalo ga salah uda ga ad tuition lagi ya Hamburg. Dilemanya sekarang, saya baru sadar buat B1 harus setidaknya 6 bulan, dan Goethe baru buka tar awal Januari, sementara studkol di Hamburg, tutupnya Maret buat winter semester, jadi ga ketemu gitu. Rencananya mau ambil studkol laen, masih memungkinkan ga buat masuk Hamburg meskipun ga studkol di Hamburg? Kira2 harus kasih buffer time berapa lama ya buat ngurus visa, document2 setelah bisa enrol di studkol? (termasuk ke embassy dll) Oh ya, kalo kirim email ke international office ato admission office buat nanya2 musti pake bahasa jerman ato inggris juga bisa?

Web Hosting Balikpapan said...

untuk makanannya gmn chie? apa perlu waktu lama untuk menyesuakan dengan makanan yang ada disana?

Abraham Aryo said...

hai kak, ini aryo :D
kak, denger - denger kalo ke jerman kan nanti butuh asuransi, gunanya buat apa sih kak?
selain itu studkol itu harus B1 ya kak? ga boleh kurang?
maksih infonya kak ;D

Quchie said...

@steven: yg diliat bukan cuma UN tapi US juga, disatuin.. kalau untuk studkol yg ngadain tes di Indo, saya kurang tahu, bisa tanya di goethe mungkin? studkol di mana pun, bisa daftar kuliah di kota mana pun, ga harus studkol hamburg buat kuliah di hamburg. untuk persiapan visa, visa student itu relatif cepet kok, waktu itu saya kira² 1 bulan, asal pas pengajuan pertama udah dipastikan dokumen semua kumplit.
ngirim email kemana?

@web: adaptasi makanan sih tergantung orangnya ya.. ada temen susah nyesuain lidah sama makanan sini, saya sendiri sih gampang.. kalau bisa masak, bahan makanan asia insyaAllah lengkap kok, ada toko asia, bahkan di hamburg dan berlin ada toko Indonesia


@aryo: asuransi ya buat asuransi kesehatan.. kalau sakit atau kejadian apa², itu ditanggung asuransi.. semua orang di sini wajib punya itu.. kalau ga punya, biaya kesehatan mahalnya ampun²an.. kalau punya enak, manfaatkan sebaik²nya, bahkan bersiin kotoran telinga pun bisa ke dokter.. :P
mininal tingkat bahasanya saya kurang apal sih sekarang, apa sudh berubah atau ngga.. hehe.. biasanya di syarat pendaftaran tercantum kok.. :) itu syarat sebagai penyaringan awal, toh nantinya ada test masuk deutsch.. nah mungkin diperkirakan siswa yg tingkat bahasanya kurang dari itu, akan kesulitan dalam testnya jg.. :)

Quchie said...

@umar, @ardanariswara: hmm.. saya di hamburg ga pake test b. inggris, math kok.. :P dan setau saya kebanyakan malah yg cuma b.jerman.. ga tau deh kalo aturan udah berubah.. *udah ketuaan sayanya kali ya, test studkol taun 2007* xD
dan saya dulu cuma test di hamburg aja.. x))

Abraham Aryo said...

oooh gitu ya kak, nanya lagi dong kak, kalo studkol di sana itu sistemnya gmn ya? maksih kak :)

Quchie said...

@aryo: sistem apanya maksdnya?

buat temen² yg lain, mungkin kalo perlu tanya yg detail bisa ke email: chiequchie[at]gmail[dot]com, subject: "Kuliah di Jerman". :)
karena kalo di sini blm tentu cepet kebacanya.. :)

Themerryperry said...

Tara, ak merry anak semarang juga dan mau ambil arsitektur, bisa tau emailmu tar? Hehe thanks

Ilham Hussein said...

@tara n Themerryperry bisa minta contact personnya gak?/
aku tgl disemarang juga mau ke jerman juga bisa saling komunikasi gtu..
kamu kursusnya dimana???

@chie kakak aku udah tamat S1 Teknik Sipil Undip kak aku mau ngelanjutin S2 dijerman kira2 syratnya apa saja ya kak??/

dibalas yah kakk chie^^

@fahmiyow said...

wah infonya keren banget deh teh, membuka wawasan banget. semoga bermanfaat ya.. makasih banyak teh chie

Anonymous said...

Kak aku mau nanya kalo rata2 nilai un aku sama nilai sekolah aku 75 tetapi ada satu doang nilai un yg dpet 50 tetapi yg lain diatas 70 semua dgan rata2 75 tetap masih bisa keterima di uni assist ga? Terima kasih

Abraham Aryo said...

kak Uchie, kalo cara bikin akun di deutsche banknya gmn ya kak? kata temenku harus pake formulir dari kedutaan. emang bener ya kak?

Mayantara said...

Infonya detil banget, dan sangt membantu buat siswa yang ingin melanjutkan studi di Jerman.

Fadjri Septian Bagus P. said...

kak, kalo tes masuk studkol tidak diterima, kita harus bagaimana?

jodi onlygodknow wisnu said...

kak kalu mau lihat contoh2 soalnya dmn ya? saya pingin lihat contoh2 soalnya dan tau sedikit soal2 tentang studkol.

jodi onlygodknow wisnu said...

Eh bisa ga kak ? hehehehe

Dani said...

kalo legalisir dokumen ke Botschaft itu dibawa ke bagian mana ya? soalnya baru2 ini saya dapet Ablehnung dari Munich karena kurang Legalisationsvermerk, padahal semua dokumen udah di cap & legalisir sesuai aslinya (kecuali Motivationsschreiben & Lebenslauf). jadi saya mau bawa ke Botschaft utk cek & legalisir sekalian.

Searchieng

Loading...

Quchie

Followchie

Chierita

Chierita mereka


RumahBlogger
Link Exchange*


Aan Cerdas
Ajie
Anchan
Artmeza
Bamzz
Biyan
Dodi
Donats
Gelza
Hariz
Ir.Fan
Jovanika
McDoans
Ocky
Onez Sumlang
Sapigenik
Stellacyan
Takatophilip
The story of INAN
Zetta


*Blogroll ini hanya untuk member RB yang sudah mendaftarkan diri di Subforum Link Exchange



[ Famili ]

Arief M.S.
Vanda Nur Ilmi


[ Fren Dunia Maya ]

A. Gabrielle
Agung D. Armstrong
Alviss
Amel
Anchan
Angga Putri
Anind
Annisa Desiani
Aprin Gutawa
Arif Arcnos
Aryuanda
Aulia Rahmani
Benazio
Bhagas
Boot
Cdezt
ChicLicious
Chika
Conankotahujan
Dee
Dey
Dian
Dj Danie
Donats
Erwin Marwan Thamrin
Finda Mega Erwinsyah
Fragaria
Gaby Ijo
Gelar Gunadi Putra
Gelza
Gita Evanda
Hanif
Harii
Iip Riandi
Ilusi Optik
Inan
Inez Vioni
Ino S. Hadi
Irfan Aufa
Katim
Kavi Borland
Kuuki
Kuyus
Lao
Lia Verdiana
Lily
Lingling
Lingling Chandiel
Liyy
Luphly_JC
Lynn
Madmnkz
Masdaffa
Mc.Doans
Mrs. Dudul
Mxyztplk
Nana
Nardiansyah
Negeri Mimpi
Neverdie
Ngutanktank
Nindy
Nirleka
Novita Kristiana
Onez
Penulis Basi
Pipin
Prihandini Astuti
Primebound
Princess Pink
Qent
Raditya Dika
Rinaldy Ciel
Sakinah
Sanground
Sarah
Senafal
Si AO
Sino
Soffi
Suri Nuriyanto
The Armstrong
This Boi
Tie
TiR
Ucup Musickbastard
Ulat Bulu
Ulysukabintang
Unidede
Vicky Mahendra
Yeptirani
Yogjay
Yorgita
Yudhistira Dharmawata
Zippy


[ Fren DE ]

AnesFira
Anisa Wijayanti
Mira Miroon
Tya


[ Fren SMA ]

Alan
Aliendheasja Fawilia
Arnaud A.A.S.
Dwiputri Y.Y.
Ilma Jayanti
Laras Ayutirta P.
M. Bintang Hadi P.
Monika Pury O.
Pratiwi Woro
Pritta
Qurnia Baharuddin A.
Rhonita Dea A.
Teuku M. Roffi
Vivien


[ RPD ]

Bunchan
Wiend


Chiet-chat

Chwiet-chwiet

Banchie

Banchie a.k.a Banner chie..
Temen2 yg mau link chieritanya chie bisa tinggal ambil aja bannernya..

Chieritanya Chie




Chieritanya Chie


FeedChiet

Radio PPI Dunia


PPI Hamburg