Sunday, August 01, 2010

Bad Harzburg

Mungkin sedikit orang yang tahu tempat ini. Chie sendiri juga baru tahu. Tempat ini, kami temukan dari sebuah buku wisata national park yang ada di Jerman. Searching-searching, keliatannya tempat ini emang keren. Jarang-jarang liburan ke daerah pegunungan.

Kamis malam, kami putuskan liburan ke daerah antah barantah ini. Jumat pagi kami nyari penginapan, tapi ternyata susahnya minta ampun. Sampai jumat malam masih belum dapat juga. Kami pikir, mungkin ini memang tempat wisata yang banyak dikunjungi orang-orang, dari sekian banyak hotel, holiday flat, guesthouse yang kami hubungi ga ada satu pun yang kosong.

Modal nekat, bawa pakaian ganti tanpa ada kepastian tempat bermalam.

Berpetualang.


Perjalanan 4 jam 2x transit pergantian kereta. Petualangan pun sudah mulai terasa dari transit kedua.



Station Sarstedt.

Suasananya terasa seperti di film-film. Station yang sepi. Hanya ada rel kereta dan kursi. Ga ada yang namanya kios, walau hanya kios kecil. Ga ada yang namanya WC umum. Ga ada yang namanya Information centre. Bahkan petugas kereta pun ga ada satu pun yang berdiri di situ. Sepertinya ini adalah station kota kecil, sangat kecil.




Bad Harzburg.


Stationnya lumayan besar. Yah.. ga besar-besar amat sih. Tapi seenggaknya ada WC, Information center dan toko kecil. Eh.. WC ada ga yak? ga ke WC sih. Hehee..




Tujuan pertama kami, ke arah national park. Bus dari station kereta ke arah national park, hanya 1 jam sekali. (Aaaah.. sekarang Chie ngerasa bersyukur, selama ini Chie ngerasa rumah Chie itu di ndeso. Ternyata ini kota serasa lebih desa lagi.)

Tepat waktu, kami tidak harus lama menunggu bus di station itu.


Information centre.


Sedia payung sebelum hujan, bertanya sebelum kesasar *peribahasa ngasal*. Sampai sana, memang kami belum tahu, tempat wisata apa aja yang layak untuk dikunjungi, bagaimana caranya ke sana, dan SATU: penginapan!!

Akhirnya kami dikasih 1 peta dan 1 buku yang isinya, penginapan-penginapan yang ada di kota itu.

Kereta Gantung.



Woh.. woh.. terakhir Chie naik kereta gantung kapan yak? ah.. lupa. Tapi sayangnya Chie ga bisa menikmati perjalanan selama dalam kereta gantung itu. Selain penuh, di situ ada nenek-nenek bawa ANJING!! OH my God, kenapa begitu banyak anjing di negara ini?

Sampai atas, pemandangannya emang keren! Ah.. di Jerman ini emang belum pernah ke daerah-daerah seperti ini.

Dari situ, kami jalan dan terus jalan entah berapa kilometer. Terus mengikuti jalan setapak. Ketika di pertigaan, kami ambil jalan yang banyak orang lewati. Atau ketika semua pilihan banyak dilewati orang, kami lihat plangnya, berapa kilometer jarak dari situ ke tujuan, ambil yang paling pendek. Hahaaa..




Di suatu tempat, kami menemukan sumber air. Kebetulan, waktunya solat dzuhur. Istirahat sebentar. Eh.. itu airnya bisa diminum juga lhoo!! Mata air asli dari gunung, bersih, segar dan dingin. Botol minum yang sudah kosong pun kami isi dengan air itu. Chie rasa, itu air lebih enak daripada air mineral dari pabrik.




Rabenklippe.

Sampai di satu objek, dimana ada lynx. Sayangnya, kami ga sempet masuk, karena lihat jadwal bus dari situ tinggal 15 menit lagi dan kalau yang ini terlewat, kami harus menunggu lagi bus selanjutnya 2 jam kemudian. Atau harus berjalan lagi, entah berapa kilometer lagi. TIDAK! kaki udah ancur!




Tujuan selanjutnya, kami ingin ke air terjun. Bus yang kami tumpangi itu, melewati tempat air terjun tersebut. Tapiiiiii.. waktu kami harusnya turun, tidak ada satupun yang memencet tombol stop. Akhirnya kami melewatkan air terjun tersebut.

Kembali di bawah. Kami masih punya waktu banyak sebelum pulang. Oia.. selama jalan tadi, kami sudah memutuskan tidak jadi menginap, karena selama perjalanan itu juga kami berusaha menghubungi beberapa hotel yang terdapat di buku, ternyata sudah penuh semua!

Istirahat sebentar di warung es. Kemudian berjalan LAGI ke arah station kereta, yang memang tidak terlalu jauh dari situ. Melewati pertokoan, yang mungkin sekitar jam 5 sudah pada tutup!

Kurang puas hanya 1 hari saja di sana. Anggap saja itu hanya sebuah survey. Suatu saat kami akan datang kembali, entah untuk 4 atau 5 hari agar semua objek bisa dikunjungi dengan puas. Tempat ini memang bagus buat menyepi, mencari kedamaian, tapi kurang bagus untuk tinggal lama. Hahaaa..


12 comments:

  1. Mantab Chie tulisannya
    Sering-sering jalan-jalan atuh...

    ReplyDelete
  2. Kereta gantungnnya keren.. pengen naeg deh :m:

    ReplyDelete
  3. @mamang: heuhee.. danke mang.. mau mau mauu.. mau deh sering² jalan².. heuhehee..

    @baer: ayo ayo naek kereta gantung..

    ReplyDelete
  4. hoo jadi itu taman nasionalnya yak..

    itu foto stasiunnya kaya stasiun kota deh :l:

    ReplyDelete
  5. @ridu: iya ini salah satu taman nasional-nya jerman.. station kota tuh dimana? yg gimana? hahaha.. eykeu ga tau.. xD

    ReplyDelete
  6. waaaaw...kapaaan aku bisa kesana :a:

    ReplyDelete
  7. jiahhhh
    anjing? Berasa kek di Ubud, Bali dong ye
    hihihi

    yahhh
    air terjunnya kelewatan
    pdahal mau aku bandingin ama yang di Indonesia ini nihh

    ReplyDelete
  8. @kartun: kapanpun bisa.. yg penting niat.. akan ada banyak jalan buat bisa ke sini..

    @deady: di ubud kan kalo ga salah itu anjing²nya liar yee?? di sini anjing² piaraan.. dr poto wisatanya sih aer terjunnya kecil..

    ReplyDelete
  9. QUCHIE BIKIN NGIRIIIIIIIIIIII !!!!
    AAAAARRRRRGGGHHHHHH >,<

    ReplyDelete
  10. wah statiun kereta apinya bersih sekali. unyu-unyu gitu :n:

    ReplyDelete
  11. @die: hahaay.. ayo atuh kemari, ntar chie ajak jalan²..

    @bamz: andai station KA di indo kayak gitu yee..

    ReplyDelete

Quchie

Chierita

Belanja belanji

Belanja belanji
Click to shop!

Chiet-chat

Chwiet-chwiet

Followchie