Chierita

Wednesday, March 10, 2010

TOP 20 Kompetisi Kompas MuDA - KFC


Horeeee...!!! Horeeee..!!


Chie bener-bener ga nyangka, bisa masuk TOP 20 dari Kompetisi Website Kompas MuDA - KFC, yang kemarin Chie ikutin.

Emang sih nggak menang 3 besar, tapi udah masuk ke dalam TOP 20 aja udah bersyukur. Saingannya bukan sekedar 10 atau 20 Website, tapi mungkin ratusan atau bahkan sampe ribuan?? entahlah, hanya panitia yang tahu.


Mari kita kembali ke beberapa hari sebelum Chie memutuskan ikut lomba.....


Waktu itu Chie lagi browsing-browsing aja di lappy kesayangan Chie ini. Tiba-tiba entah muncul darimana seperti hantu, Chie nemuin artikel tentang lomba blog, tapi bukan lomba yang Chie ikuti ini. Dipikir-pikir mikir sampe muter-muter, kenapa Chie ga nyoba ikutan lomba aja? Cari yang kira-kira persyaratannya bisa Chie penuhin.

Akhirnya Chie nemuin Kompetisi Website Kompas MuDA ini. Kenapa Chie ngerasa cocok dengan yang ini??

Karena...

1. Thema yang diangkat sangat menarik, Bangga Indonesia.
2. Penilaian bukan hanya dari SEO seperti kebanyakan lomba blog lain, tapi juga dari artikel tulisan dan design blog. (Yah.. walaupun tulisan dan design blog Chie ga bagus-bagus amat).
3. Tidak bersyaratkan : "Penduduk Indonesia dan tinggal di Indonesia". (Pernah lho Chie nemu yang begini, memangnya kenapa kalau tinggal di luar?)

Setelah nemu nih lomba, Chie konsultasi dulu ke temen. Hehe.. sebenernya Chie kurang PeDe dengan beginian. Tulisan Chie kan sangat melanggar EYD, coba aja ada guru bahasa Indonesia bisa-bisa marah-marah nih liat artikel tulisan yang kacau balau begini.

Jujur saja, dulu waktu sekolah pun nilai bahasa Indonesia Chie ga bagus-bagus amat, apalagi kalau udah disuruh buat karya tulis, apalagi puisi atau pantun. KACAU..!!

Ah.. sudah.. kok malah curcol jaman sekolah.

Yah.. setelah konsultasi itu, dia ngeyakinin Chie bilang "be your self" aja. Yaudah, Chie coba nulis sesuai dengan karakter tulisan Chie, yang... yah seperti inilah.

Dan ketika Chie lagi di Perpus kampus, di saat penat dengan belajar, Chie cobalah iseng buat artikel. Jadilah 1 artikel, tapi masih perlu banyak diedit. Besoknya pun Chie edit-edit seharian. Emang buat tulisan itu yang lamanya dibagian pengeditan. Jadi ingat, Chie pernah baca quote orang gatau siapa lupa,

"Draft pertama itu adalah sampah".

Itu memang benar, banyak banget kesalahan menulis, kalimat-kalimat yang rancu dan masih banyak kesalahan-kesalahan lainnya.

Akhirnya artikelnya jadi, terus posting dan daftar ke kompas MuDA-nya. Pastinya ditambah promosi sana sini. Tapi kalau soal promosi sih, setiap Chie posting artikel baru, Chie pasti promosi. Wekekeke..

Soo.. jadilah ini lomba blog pertama yang Chie ikutin. Buat temen-temen yang tahu info lomba blog lagi, boleh donk bagi-bagi infonya. Hehee.. lumayan nambah pengalaman, nambah temen juga sesama pejuang, dan pastinya bisa sharing-sharing cerita.

Thanx buat Kompas MuDA yang udah memilih C[hi!]ERITA sebagai salah satu blog top 20 dalam kompetisi kemarin. Selamat juga buat para pemenang.

-----------------------------------------------------------

Oia.. Chie sekarang lagi home alone lho!!

Hari Sabtu kemarin ade Chie, ndhaa, berangkat mudik ke Indonesia selama 2 minggu. Disusul besoknya Mama, Papa dan 1 ade Chie yang terakhir.

Untuk 2 minggu ini Chie bakalan sendirian aja di rumah, masak sendiri, makan sendiri, tidur sendiri, mandi sendiri, cebok juga sendiri (ups).

Doain yak, biar Chie di sini baek-baek aja.




lanjuutt »»
Friday, February 19, 2010

Bangga Indonesia

Hey.. hey.. hey..


Akhirnya Chie bisa menyempatkan sedikit waktu untuk update C[hi!]ERITA. Yah.. seperti biasa, Chie sedang disibukkan oleh ujian. Sampai ada salah satu temen Chie bilang, "Ujian melulu lu chie!"

Nah lho! padahal kan ujian cuma di akhir semester. Hmm.. mungkin emang waktu aja kali yang berjalan begitu cepat. Ga kerasa juga Chie tinggal di negeri om kumis ini udah hampir 4 tahun! Wow.. mun umur budak leutik mah keur nakal-nakalna. Eits! tapi saya tidak nakal, saya mah anak baik-baik. Wehehee.

Hari ini tanggal 19, berarti penilaian Kompetisi Website Kompas MuDA - KFC telah dimulai. Pengumumannya kapan? Tanggal 28 Februari nanti, dalam acara puncak HUT Kompas MuDA yang ketiga. Oia, Chie belum ngucapin, Selamat Ulang Tahun Kompas MuDa, semoga semakin berjaya.


Pusing juga kali ya jurinya, baca semua artikel yang udah disubmit ke mereka. Salut.. salut.. semoga bisa memutuskan pemenang yang memang pantas menjadi seorang pemenang, memutuskan artikel/website terbaik dari yang terbaik. Dari beberapa artikel yang tersebar di google.co.id, Chie lihat bagus-bagus. Dengan berbagai macam cara yang para perserta ungkapkan untuk berbagi kata tentang Bangga Indonesia.

Ngomong-ngomong soal Bangga Indonesia. Kemarin-kemarin Chie diajak nonton dance theater oleh seorang teman. Sayangnya Chie ga bisa ikut datang. Padahal tiket udah dipesan, tapi Chie ga bisa ambil tiketnya karena satu dan lain hal, akhirnya tiket Chie pun hangus. Katanya sih, di hari Hnya ada juga penjualan tiket. Tapi.. yah.. pokoknya banyak tapinya lah.. yang akhirnya Chie ga bisa nonton.

Apa sih Chie, emang apaan hubungannya dance theater sama Bangga Indonesia?


Yaa, dance theater ini adalah hasil karya seorang pemuda Indonesia dan dimainkan oleh grup dari Indonesia.

"Terima Kos" itu judul Indonesianya dan entah kenapa di sini judulnya jadi "Room Exit". Hasil karya Jecko Siompo, seorang penari dan koreografer asal Papua, Indonesia, yang sudah cukup banyak mendapatkan penghargaan, seorang Indonesia yang patut dibanggakan.

Bukan sekedar theater biasa, Chie kaget juga waktu lihat sebuah poster besar terpampang di station kereta. Ukurannya bukan ukuran poster A1 atau A0 lagi tapi sebuah billboard..!! Ah, sayang ga Chie foto, sekarang sih mungkin udah ilang tuh poster. Acaranya udah lewat, 12 Februari kemarin.

Ada trailernya nih, Chie nemu di youtube..





Keren yak?

Sebuah karya yang menyatukan seni tari modern hiphop dan tradisional Papua.

Ah.. masih banyak lagi karya Indonesia yang bisa dibanggakan di sini. Seperti misalnya tahun kemarin, beberapa film Indonesia masuk ke festival film di Berlin dan salah satunya itu masuk ke dalam kategori Panorama, yang konon katanya memang susah buat masuk ke dalam kategori ini. Chie sendiri ga tau diliatnya dari segi apa untuk masuk ke dalam kategori Panorama. Filmnya cukup terkenal, Laskar Pelangi. Berkat acara ini juga Chie bisa nonton Laskar Pelangi di Bioskop, kalau nggak mungkin Chie hanya bisa menunggu sampai keluar streamingnya. Chie pernah tulis juga ceritanya di sini.

Ada lagi, baru aja kemarin Chie lihat artikel tentang hebatnya tim karnaval Indonesia menarik perhatian warga Jerman di Braunschweig. Reog Ponorogo telah menghipnotis warga yang menonton sepanjang jalan. Di Karnaval ini, Indonesia berhasil menjadi juara pertama. Cerita lengkapnya bisa baca di sini. Tenang.. tenang.. artikelnya bahasa Indonesia kok! Itu artikel berita di Kompas.

Ini ada video Youtube-nya juga :



Itu hanya sebagian kecil prestasi Indonesia di kancah Internasional. Chie yakin masih banyak lagi yang lainnya, di negeri kumis ini, di luar sana dan di dalam INDONESIAnya sendiri.



I INDONESIA




Oia.. sekedar pemberitahuan, Angklung Hamburg Orchestra akan tampil dalam acara Charity Concert yang diselenggarakan oleh AXIS-Forschungsstiftung pada tanggal 28 Februari di Audimax 1 TUHH. Kalau ada yang mau nonton kami beraksi di panggung, silahkan datang, tapi jangan lupa beli tiketnya juga. Wehehe..





Sayang, Chie ga bisa ikutan tampil, bahkan nonton pun ga bisa, karena tanggal 1 Maret-nya Chie ada ujian.



lanjuutt »»
Sunday, January 24, 2010

Kompetisi Website Kompas MuDA - KFC

Halli Halloo..!!

Bertemu lagi dengan Chie di sini, dengan sesuatu yang berbeda..!

Seperti yang teman-teman baca di judul artikel ini, Kompetisi Website Kompas MuDa – KFC. Yepp, Chie mencoba untuk ikut kompetisi blog yang diselenggarakan oleh MuDAers.com untuk pemuda-pemuda Indonesia, agar terus berkreasi.

Semenjak Chie terjun di dunia blog, Chie belum pernah mengikuti kompetisi seperti ini. Setiap Chie tahu ada lomba blog, Chie hanya bisa gigit jari, karena Chie sadar, sulit bagi Chie untuk memenangkan sebuah lomba blog Indonesia, karena Chie jauh dari Indonesia, yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan para juri untuk memilih blog ini. Untuk kali ini, Chie tidak peduli akan itu, setelah Chie lihat tema yang diangkat di kompetisi ini menarik, walaupun misalnya nanti tidak memenangkan lomba, setidaknya Chie bisa berbagi pengalaman. Bangga Indonesia, itulah tema dari Kompetisi Website Kompas MuDa - KFC ini.

Sebelumnya, Chie mau tanya dulu sama teman-teman. Apakah kalian bangga menjadi seorang warga Indonesia? Bangga sebagai peMuDA Indonesia? Lalu kalau kalian bangga, apa yang sudah kalian berikan pada Indonesia?


Sejujurnya, jiwa nasionalis Chie mulai tumbuh ketika Chie jauh dari negeri tercinta, Indonesia.

Chie jadi ingat kata-kata yang pernah dilontarkan seorang Rider Indonesia yang telah berhasil mengarungi dunia dengan sebuah sepeda motor demi sebuah kedamaian, bang JJ. Beliau bilang,


"Siapapun kalian, pelajar, pekerja, ibu rumah tangga sekalipun, kalau kalian sudah menginjakkan kaki di negara asing, kalian adalah seorang duta Indonesia".

Sebagai pelajar Indonesia yang bersekolah di luar negeri, Chie pun memiliki tugas untuk membawa nama baik Indonesia di mata orang-orang asing.

Angklung, alat musik tradisional Indonesia. Yaa, di Hamburg sini, Chie menjadi salah satu pemain Angklung di "Angklung Hamburg Orchestra".

Ini Chie lakukan bukan sekedar sebagai "tugas", tapi sebagai bentuk realisasi rasa bangga pada Indonesia, selain itu Chie juga bisa nambah-nambah pengalaman dan yang paling penting, Chie sangat menikmati kegiatan ini.

Suatu kebanggaan bila sudah berada di atas panggung, menggoyangkan angklung dan mendengarkan derai tepuk tangan penonton yang puas akan penampilan kami. Bangga sudah bisa memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia. Salah satu teman Chie, yang pernah melihat kami tampil, berkomentar, "Wow, wie kann das Ding so einen schönen Klang erzeugen?" (Wow, bagaimana bisa sebuah benda seperti itu menghasilkan suara yang indah?). Dengan rasa bangga di hati Chie tanggapi, "Ya inilah angklung, alat musik tradisional asli dari Indonesia", dalam bahasa Jerman tentunya.

Salah satu gebrakan dari grup Angklung kami adalah Konser Tunggal yang diselenggarakan pada bulan November 2009 dalam rangka galang dana sumbangan korban gempa di Padang.




Bukan hanya angklung, masih banyak kegiatan kebudayaan yang aktif di Hamburg, misalnya seni tari. Sayangnya Chie sama sekali tidak memiliki bakat di bidang ini. Pernah suatu kali Chie ikut menari di acara Culture Festival. Setelah selesai acara, Mama berkomentar, "Kamu itu nari atau pencak silat?". Setelah kejadian itu, Chie tidak pernah ikut ambil andil lagi di bidang ini. Chie hanya bisa ikut menikmati indahnya teman-teman berlenggok di atas panggung, membawa nama INDONESIA.





Sudah lebih dari 3 tahun Chie meninggalkan Indonesia, tapi rasa bangga ini tidak pernah hilang, malah bahkan semakin bertambah. Tidak hanya sekali dua kali, beberapa teman Chie bertanya, "Chie, kamu udah jadi Warga Negara Jerman?". Chie pun menjawab dengan lantang, "Nggak, saya masih warga Indonesia, bangga donk jadi warga Indonesia!".

Sedikit selingan, bendera Indonesia selalu terpajang di dalam kamar Chie.




Apakah kamu Bangga Indonesia?


Tulisan ini dipersembahkan untuk peMuDA Indonesia yang bangga pada negerinya, INDONESIA.

--

Chie iseng nih buat banner Kompetisi Website Kompas MuDA - KFC ini :






lanjuutt »»
Saturday, January 23, 2010

Sendiri.

Aheeyyy... post pertama di tahun 2010....

Huwah.. Januari udah mau berakhir lagi nih. Maaf ya telat, biar telat asal selamat, ya ga? ya ga? Iya donk.. Oke kalo gitu Chie mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2010, semoga di tahun ini bisa lebih baik segalanya daripada tahun-tahun sebelumnya. Amiin.

2010?


Di tahun yang baru ini, Chie cuma pengen rencana-rencana, keinginan, target, cita-cita Chie bisa berjalan dengan lancar. Apa itu? Yaa.. ga perlu dipublikasi di sini. Hehee.. cukup dalam hati saja *huehe, kayak ost-nya kambing jantan*. Chie berdoa dalam hati, temen-temen harus AMIN-in yaa..! wekeke.. pemaksaan.

Bye the way busway,
nanti Maret keluarga Chie bakalan pulang liburan ke Indonesia. Huwaah.. dan saya?? Sendirian sajah di rumah inih.

Banyak yang nanya juga, terutama orang-orang yang tahu kalau keluarga Chie bakalan liburan ke Indo,

“Chie, kok ga ikut pulang?”.


Yaaahhh.. kalau bukan karena ada kepentingan yang amat sangat penting, demi keselamatan umat manusia *hayaaah lebaylah*, Chie juga pasti ikut pulang liburan. Yaa.. kawan-kawan Chie di sini ada Ujian..!! UJIAN..!! sekali lagi U-J-I-A-N..!! alias UAS alias EXAM.. atau KLAUSUR dalam bahasa jerman..!! Doain yaa, biar lancar. Amiiinnn.. *daritadi minta amin melulu, nanti kupingnya si amin merah lagi, diomongin terus*

Selama 2 minggu, Chie bakalan ngerasain juga gimana rasanya hidup sendirian di negaranya Pak Kumis ini, ikut ngerasain "masak, masak sendiri.. makan, makan sendiri.. cuci baju sendiri.. tidurku sendiriii.. ouooo". Hahaa, kenapa jadi dangdutan?!

Mungkin temen-temen juga udah baca postingan Chie yang ini. Yepp, Chie juga pernah ditinggal sama mama papa di rumah, tapi itu ga sepenuhnya sendirian, masih ditemenin sama 2 ade.

Yaa, itung-itung belajar mandiri.

Dulu, waktu kelas 3 SMA Chie juga pernah ngerasain hidup sendiri selama 1 tahun. Chie pernah ngekost di deket sekolah.

Waktu itu, keluarga Chie udah duluan berangkat ke Jerman. Sebenernya bisa aja Chie tetep tinggal di Cimahi, ada emak dan aki (nene, kake). Terus Chie belajar nyetir, berangkat sekolah bawa mobil. Hmm, Chie emang udah sempet belajar nyetir dan punya SIM sih. Tapi, akhirnya Chie memutuskan mau ngekost aja deket sekolah. Bisa lebih hemat tenaga kan? Hehe..

Masa-masa ngekost.

Bisa dibilang, kost-an cuma sebagai "hotel" aja sih. Pagi-pagi sekolah, siang les (dari les bimbel persiapan UN sampai les bahasa Jerman), pulang kursus ke kost-an tidur. Begitu terus dari Senin sampai Jumat. Sabtu? pulang sekolah mudik. Hahahaa.. mudik tiap minggu, yah wong deket kok Bandung – Cimahi. Lha? Kapan belajarnya Chie? Yah, Chie juga ga tau dulu gimana belajarnya, belajar bentar cape ngantuk tidur deh.

Ngekost, membuat Chie males berangkat sekolah juga. Waktu di Cimahi, jam 5.30 udah harus berangkat, telat 5 menit aja udah deh sampe sekolahnya bisa telah berpuluh menit. Padahal sekolah masuk jam 6.30. Nah, karena kost-an Chie terletak tepat sebelah gerbang sekolah, Chie berangkat 10 atau bahkan 5 menit sebelum bel masuk. Hahaaa.. yang penting ga telat kan?

Kamar kost Chie juga dulu dijadiin "basecamp" sama temen-temen. Sekalinya ada waktu lenggang, pasti nongkrong-nongkrong deh di kamar Chie, main kartu dan ga lupa sebelumnya beli cemilan dulu di Mang Aep. Atau kalau ngantuk-ngantuk nunggu waktu les, tidur deh kayak ikan pindang.

Aahh.. kangen masa-masa itu. Masa-masa SMA.

Kamar kost Chie sekarang kabarnya gimana ya? Siapa yang nempatin? Hmm..








lanjuutt »»
Friday, December 25, 2009

Gigiku Sayang Gigiku Malang..

OOUUUUCCCCHHH...!!! Emaaakk Sakiiittt..!!!

Temen-temen pasti pernah juga kan berpengalaman dengan dokter gigi? Pernah ngerasain kan gimana sakitnya kalo sakit gigi? Pernah ngerasain gimana sakitnya kalau abis cabut gigi?

Tapi pernah ga ngerasain dicabut gigi dalam satu waktu 2 gigi sekaligus?


Baru aja chie cabut 2 gigi sekaligus. Dan seminggu sebelumnya juga 2. Jumlah-jumlah jadi 4 gigi dalam 1 minggu. Gigi sehat dicabut? OUCH..!! bener2 sakit. Yaa.. waktu dicabutnya sii ga sakit, karena dibius, tapi waktu reaksi biusnya udah ilang, alamaaakkkk..!!!!

Seminggu yang lalu, waktu pertama cabut gigi, chie sama sekali ga ada persiapan. Gimana mau persiapan, janji dokter jam 10.00 chie baru bangun jam 10.05. Yang ada chie syok duluan bangunnya, gosok gigi, ganti baju, langsung ngabur. Duit aja sampe lupa bawa, akhirnya chie ngutang dulu deh ke dokternya.

Untung dokter giginya deket, colong kunci sepedanya mama (chie ga punya sepeda), trs ngabur pake sepeda 5 menit sampe. Sampe sana, dimarahin suster, gara-gara telat. Yaa.. maaf sus..!

Gara-gara telat, chie kudu nunggu lebih lama, sampe pasien laen selese. Untung aja setelah pasien yg ada di dalem, ga muncul lagi pasien laen. Jadi chie bisa cepet masuk.

Dag dig dug juga mau dicabut gigi gitu. Untungny dibius sih, jadi ga kerasa sakitnya waktu dicabut.

2 Geraham paling depan kanan atas dan bawah. Waktu gigi atasnya mau dicabut, itu kayaknya si dokternya kesusahan, chie cuma bisa bengong aja, ini diapain pula gigi chie? Lama lagi digoyang-goyanginnya, gilooo.. lu mau apain gw dok..!! untung dokternya ganteng.. *lha? apa hubungannya chie?*

Pencabutan gigi bawah, berjalan lebih lancar.

Pulang naek sepeda lagi. Chie ga bawa tisu dan mulut ga bisa ditutup rapat serapat-rapatnya. Soo.. akhirnya iler darah kemana-mana. Sampe rumah, ngaca, WOW..!! chie berasa berubah jadi adenya Edward Cullen, darah kemana-mana di mulut chie. Hahahaa..

Belajar dari pengalaman. Cabut gigi selanjutnya, bawa anduk kecil. Dan ga lupa juga bawa uang buat bayar utang konsultasi dokter kuartal ini.

Oia, buat temen-temen yang ga tau. Di sini kalo konsultasi dokter, bayar 10€ per kuartal (3 bulan).

Kali ini, perasaan chie udah lebih pede, nggak setegang waktu pertama. Hmm.. giliran gigi geraham paling depan atas bawah bagian kiri.

Waktu cabut si dokter bilang "Yak, seperti minggu kemaren, sepertinya yang atas akan susah lagi".. Si dokter teh nyak, kalahka nyingsieunan.!

Dan itu emang bener, tapi ga sesusah minggu kemaren kok.

Tapiiii...!!!!!
walo proses pencabutan lebih lancar daripada minggu kemaren. Waktu reaksi bius hilang, gusi ini kerasa lebih sakit yang kali ini..!! darah ngalir terus, nyut-nyutan.. maakk sakeettt..!!!

Eia.. ini gigi-gigi chie yang dicabut itu, dikasiin ke chie lho. Nie potonya.. buat yang jijik-an sebaiknya ga liat.



Ngapain sih chie cabut gigi banyak-banyak gitu?

Jadii, chie tuh rencananya mau dibehel. Yak kawan-kawan, gigi chie mau dipagerin!

Beberapa waktu lalu chie ke dokter gigi spesialis kawat. Konsultasi, katanya sii ga parah-parah amat, ga dikawat jg gapapa.

Soo.. akhirnya chie tanya-tanya ke mama, papa, sodara, beberapa teman. Kata mama n' papa, yaa.. terserah chienya. Kata temen-temen, "Kawaaatt aja chieee!". Hampir semua orang yang chie mintain saran, bilangnya begitu.

Akhirnya, chie putusin buat dikawat juga. Oke, berarti chie harus mulai bersahabat dengan penderitaan dalam mulut (itu kata temen chie yg udah berpengalaman dengan behel). Dan penderitaan itu udah dimulai dari pertama cabut gigi kemaren. Selanjutnya, dengan sakitnya gigi ditarik kawat, sariawan, dan laen sebagainya.

Huwaaahh.. selamat datang penderitaan mulut, ich liebe dich..!! Muach.. muach..!!


Eh.. eh.. chie ini nulis sambil video call-an lhoo..!! di ooVoo !! Seruu.. bisa video call bareng-bareng sampe maximal 6 orang. Tapi sayang ini cuma bisa trial 30 hari. Kalo udah lebih dari 30 hari, harus bayar kalau mau video call lebih dari 2 orang.

Nih.. nih.. contoh potonya..










lanjuutt »»
Friday, December 18, 2009

My first Gala Dinner!

4 Desember 2009, seperti taun-taun sebelumnya Bishop, perusahaan dimana Papa chie kerja, ngadain Christmas Party. Biasanya Papa ngajak Mama buat dateng ke Party itu, tapi kali ini chie yang diajak ke sana. Uwow.. Gala Dinner..!

Yepp.. ini adalah pertama kalinya chie dateng ke acara Gala Dinner. Hmm.. untung aja chie suka liat di pelem-pelem, gimana orang ber-"table manner". Huehehe.. ternyata pelem bisa jadi contoh baek juga kan?

Seperti cewe-cewe laennya, kalo kedapetan acara kayak gini pasti heboh sama penampilan. Dan yang chie hebohin adalah.. chie ga punya baju feminin, sepatu dan segala macemnya. *OOHH.. chie cewe bukan sii??? *

Oke.. untuk baju, chie pake terusan yang kemaren dipake waktu konser angklung sesi international. Sepatu? Bingung deh, chie ga punya sepatu feminin, hmm.. punya sii, tapi sepatu balerina biasa dan suhu di luar hampir MINUS..!! yang ada chie pasti kedinginan. Akhirnya chie pake sepatu bootnya mama, yang tingginya mungkin 7cm ato 10cm? entahlah.. yang pasti menyiksa jg pakenya.

Terus.. mantel, chie ga punya mantel yang berkesan "feminin". Nyoba mantel mama, udah kayak bebegig sawah aja. Akhirnya pake mantel sendiri yang terkesan "ngoboy", biarin dah, nantinya jg tuh mantel dititipin di wardrobe.


Acara Party-nya di Hotel. Hotel apa yak chie lupa namanya, dari S aja yang pasti. *Gini deh kalo posting cerita, yang ceritanya udah lumayan lama jg, banyak lupa*

Ternyata tuh Hotel, letaknya jauh dari peradaban. Jalannya lewat-lewat hutan segala. Hotel gede tapi kok letaknya di gunung yak. Bus yang lewat situ aja bus kecil, itu pun malem udah ga ada lagi.

Sampe lokasi, chie ama papa disambut sama sang bos besar, Bishop. Dan berpoto berdua sama papa sebelum masuk ruangan. Hoho.. kayak gimana yak hasil potonya.

Masuk ruangan, langsung disuguhin aer minum, yah.. ngambilnya yg nonalkohol, jus apalah gatau kayaknya mangga.

Setelah kira-kira undangannya udah pada datang semua, Pak Bishop-nya buka acara, ucapan sambutan dan mempersilahkan orang-orang buat nyari kursi di meja makan yang udah tersedia. Hmm.. lumayan juga lho ada lebih dari 10 meja makan dan masing-masing meja ada 10 kursi.

Menu pertama..

Ikan mentah gitu sama udang.. rasanya kayak sushi tapi gada nasi sushinya.. dan entah pake saos apa yg pasti enaakk.. sayang cuma dikit bangeett..

Oia.. karena chie, papa dan 2 orang temen papa yang juga muslim ga minum alkohol sama sekali, gelas-gelas wine yg di depan kami diambilin sama si pelayannya. Hmm.. baru tau ternyata kalo ga dipake sama sekali jadi gelasnya diambil. Biar ga sempit kali yak? weheheh..

Menu kedua..


Sup kurbis trs entah diatasnya pake cairan apaan, chie kira pertamanya kecap, taunya bukan, rada aneh si rasa tuh cairannya, tapi enak-enak aja, di supnya itu ada kuacinya juga.. wehhehee.. *jadi inget sebutan panggilan chie dari anak2 RPD*.

Hmm.. tiap menu diselingi ada yg nyanyi-nyanyi di atas panggung, nyanyi seriosa gitu. Gila suara tuh cewe tinggi banget dah. Mantaapp..

Menu ketiga, Menu utama..

Steak kambing plus Kartoffelsouffle (apa itu? chie juga gatau bahasa indonya, pokonya mah kentang entah diapain, dan ENAK..!). Kayak gini nih potonya..




Menu keempat, dessert.

Buat makanan penutupnya, kami berempat, yang ga mengkonsumsi alkohol, minta biar dessert kami ga ada alkoholnya. Diliat dari daftar menunya, ada Kue dengan "Rumsauce" dan itu artinya beralkohol. Soo.. akhirnya kami dikasih kue laen. Waktu tuh dessert dateng ke meja, 4 orang yg laen yg semeja (meja kami ga penuh, ada 2 kursi kosong) pada bingung, kok kami dapet yg beda. Wehehee, chie bilang aja ini tanpa alkohol, baru dah mereka ngerti. Mungkin dari penampilannya enak yg ga beralkohol kali yak? *menurut chie sii gitu*

Selain kue, ada Himbeersorbet-nya juga. Maakknyuusss dah..

Aaahhh.. sayangnya ga dipoto tuh makanan-makanan. Ga bawa kamera, dan lagian norak banget kali yak kalo bener-bener tiap menu chie kluarin kamera, trs moto. Hahaha.. kalo yg semeja itu kenal baek semua, udah tau kenorak-an chie sii mungkin cuek aja. Ini mah kagak.

Makan selese, si penyanyi seriosa pun undur diri, ganti sama band modern. Yepp.. semakin malem, makin kerasa Partynya. Orang-orang banyak yg turun buat dance. Meja-meja yang di depan mulai dibongkar sama para pelayan, tempatnya sempit bok kalo ga dibongkar.

Daaaannnn.. tiba-tiba.. jedeerr.. jeddeeeerr.. nampak dilembar bom..!! Waktu chie lagi bengong nikmatin lagu, tiba-tiba sang bos besar, aka Pak Bishop, ada di depan chie dan ngajak dance..!! WOOTT..?? chie langsung mikir..

Pertama.. chie ga bisa dance..!!

Kedua dan paling chie takutin dari waktu berangkat.. INI KAKI GIMANA?? DANCE dengan SEPATU TINGGI?? OH NOOO..!!! KALO JATOH GIMANAA??

Chie langsung ngelirik Papa, Papa ngangguk. OKE.. emang harus diterima sih ajakan gitu, buat menghormati dia. Apalagi dia adalah bos besar gitu..!! Chie turun deh, dance ma dia. Udah mulei dance, asik juga sii ternyata, dengan tetep berhati-hati, jangan sampe deh jatoh nimpak orang. Wehehe, tapi kalo lagunya dangdut kayaknya lebih asik lagi.

Setelah 1 lagu selese, sang bos besar bilang makasi dan kayaknya nyari orang laen lagi buat diajak dance. Hmm.. ramah jg dia, friendly abis. Orang hebat.!

Chie sendiri balik duduk, ambil minum, kaki sakit! Chie ga abis pikir, kenapa cewe-cewe kok betah yak pake sepatu tinggi? *kayak lu bukan cewe aja chie!*

Waktu chie balik duduk, Papa bilang "Tadi dipoto lho!". WHAATT?? waduuww.. mikir dah.. tadi kobe ga yak? Pas waktu kapan potonya? Jangan-jangan waktu gaya-gaya aneh lagi. AAhh.. tidaaakk..!!! *tapi gapapa si, numpang exist*

Chie sama Papa ga sampe selese acara di sana, karena eh karena, kalo sampe selese itu bisa sampe pagi. Akhirnya kami pulang, setelah liat ada beberapa orang juga yg pulang, entah jam berapa itu, lupa 12 gitu ya? Pulang naek Taxi sampe Station kereta, diteruskan dengan kereta dan bis sampe rumah.

Capee, Pegeel tapi Menyenangkan..!!

lanjuutt »»
Sunday, November 29, 2009

Angklung in Concert 2009

Mimpi pun tercapai. Ketika ada kemauan pasti ada jalan.


Jadi inget beberapa waktu lalu, ketika para pengurus Angklung Hamburg berdiskusi tentang masa depan grup Angklung ini. Dulu sempet tercetuskan mimpi-mimpi yang ingin diraih. Beberapa diantaranya Angklung on the Street a.k.a ngamen, rekaman dan KONSER!

Perlahan.. satu-satu dari mimpi itu tercapai. Mulai dari rekaman. Yep..! kita sempet rekaman, 2 lagu kalo ga salah, apa 3 yak? lupa. Hasilnya chie sendiri belum tau kayak gimana, hehehe.

Terus, dimulailah merencanakan perwujudan mimpi-mimpi yang lain. Para pengurus mulai bergerak, pendekatan ke beberapa organisasi yang mungkin bisa membantu membuat sebuah KONSER! Mulai dari KJRI, PPI Hamburg, IKAT Agentur sampai TUHH (Technische Universität Hamburg-Harburg), yang memang sudah punya hubungan baik dengan Angklung Hamburg.


Akhirnya, semua organisasi tersebut mendukung.

Kami dapat gedung konser di TUHH. IKAT yang membantu dalam bazar dan acara penggalangan dana. Oia.. kami buat konser ini sekalian juga buat penggalangan dana sumbangan untuk korban gempa di Padang sana. KJRI yang membantu fasilitas-fasilitas lainnya. Dan PPI Hamburg yang membantu ide-ide dan tenaga dalam mengorganisir acara ini.

Rapat panitia, latihan demi latihan, promosi sana promosi sini. Dalam rangka promosi pun, kami bisa mewujudkan salah satu mimpi yang lain, yaitu Angklung on the Street. Yaa.. 2 minggu sebelum acara, kami sempat ngamen di jalanan di daerah Hamburg kota. Sayangnya chie ga bisa dateng, lagi sakit demam waktu itu.

Akhirnya, hari itu datang..!


Kamis, 26. November 2009 dari entah jam berapa para panitia udah kumpul di depan Audimax 2 buat mendekor bazar. Chie sendiri baru dateng jam 5, karena masih ada kelas sampe jam 5 itu. Sampe di Audimax 2, chie liat orang-orang dah pada sibuk ngedekor, udah pada rapi pake batik sebagai dresscode panitia. MANTAP..!

Pukul 17.35 kami baru diperbolehkan masuk ke dalam Audimax 2 (gedung acara ini). Sebelumnya masih ada yang kuliah di dalemnya.

Persiapan dandan (hehe, biasa cewe), gladi resik, check sound, dll (dan lupa lagi). Akhirnya pukul 19.00 penonton dipersilahkan masuk gedung acara.

Acara pun dimulai dengan pembukaan Tari Merak kemudian sambutan singkat dari Pak Konjen Hamburg. Setelah itu, barulah Angklungers naik panggung.

Sesi pertama, lagu-lagu Indonesia, Angklungers pun berpakaian khas Indonesia, Kebaya buat para wanita dan Baju Koko + Sarung yang dilipat buat para lelaki.

List lagunya diantaranya : Rayuan Pulau Kelapa, Kicir-kicir, Jali-jali, Pileuleuyan. Nih beberapa videonya..






Sebelum sesi kedua dimulai ada istirahat sekitar 20 menit. Penonton keluar Gedung untuk menikmati bazar.

Sesi kedua, dibuka oleh rampak kendang dan pengumuman jumlah dana sumbangan yang terkumpul. Di sesi ini Angklungers menampilkan lagu-lagu Internasional, ini membuktikan pada para penonton bule, kalo Angklung ga cuma bisa memainkan lagu-lagu Indonesia saja, tapi juga lagu-lagu internasional, seperti Besame Mucho dari Spanyol, Kopi Dangdut (versi Indonesianya dari Moliendo Café), Mission Impossible, New York New York, Song of Do Re Mi dan We are the Champion.

Ini beberapa video dari sesi 2..






Sisanya bisa diliat di youtube.

Acara sukses. Standing ovation dari penonton. Galang dana juga sukses. Alhamdulillah.

Terimakasih buat para pendukung acara, PPI Hamburg, KJRI Hamburg, IKAT Agentur, TUHH. Salut buat kalian semua, Angklungers dan semua Panitia yang ikut sibuk.



Mimpi masih belum berakhir, masih ada mimpi-mimpi yang lain.



______________________________________________________



Sorry, kalau bahasanya agak serius.. hehe..

lanjuutt »»
Sunday, November 01, 2009

Sibuk.. sibuk.. sibuk..

Ahaaayy.. 1 bulan lebih sudah chie ga ngeblog.. Nie blog udah kayak kuburan aja sepiii..

Maaf blogku tercinta, maaf fansku readers tersayang, chie baru sempet nulis sekarang.. Pasti kalian taulah yaa.. kenapa chie ga sempet nulis.. Yaaa.. secara artis gitu.. sibuk ngurusin fans, foto shooting dimana-mana, dan lain sebagainya.. Hahahaa.. *STOP.. sebelum digebukin orang-orang sekampung..*

Kemaren malem, chie mimpi serem.. BLOG chie ini diBLOCK..!! OH NOOO..!!! Kalo beneran nie blog diblock, gatau deh chie mu ngapain, udah mah ini domainnya bayar.. Hmm.. mungkin chie ga akan berhubungan lagi ama blog.. sakit hati..

Mungkin mimpi itu, jadi penggerak chie juga buat nyempetin diri nulis lagi.. Hehee.. yaa.. mungkin chie ga akan sesering dulu nulisnya.. tapi seenggaknya ada, ya gak??


Semester 3 kuliah dah dimulai, jadwal makin padet, pulang malem terus, praktikum labor, macem-macem dah..

Ditambah lagi, grup Angklung Hamburg lagi bikin konser yang insyaallah akan dilaksanakan akhir November ini.. Yah.. walaupun kita maennya ga sebagus KPA3, tapi yang penting niatnya buat melestarikan budaya Indonesia.. Hehe.. jangan disamain ama KPA3 lah yak, bagaikan langit dan bumi..

Nie poster konsernya..


Ayoo.. ayoo.. buat temen-temen yang di daerah Jerman dan sekitarnya.. ayoo dateng ke acara konser ini.. Gratis lhooo... tapi akomodasi ditanggung sendiri-sendiri..

Oia.. ini video tampilan angklung terakhir di Semestereröffnungsfeier Kampus chie tanggal 16. Oktober kemarin..


Mudah-mudahan di Konser nanti bisa lebih baik lagi mainnya daripada tampilan-tampilan sebelumnya.. Amiiiiinnnn.....


Summer time telah usai..


Yepp.. kemaren hari minggu terakhir bulan Oktober alias tanggal 25 Oktober, jam diputer-puter lagi kawan.. Perbedaan waktu Indonesia dengan Jerman kembali menjadi 6 jam..

Udara mulai mendingin.. Jaket Winter mulai dikeluarkan.. Daun-daun mulai rontok dari pohonnya.. Matahari pun mulai enggan menampakkan dirinya.. Hujan.. Angin.. Dingiiinn..

Wehehe.. puitis ga?? puitis ga?? Puitis donk yaaa.. awas aja kalo bilang nggak..!!

Eh.. ini ada rikues dari Bena, posting poto suasana di musim gugur..




Segitu aja potonya.. Ga sempet banyak moto-moto.. Seperti chie bilang di atas.. SIBUK.. wehehe..



RumahBlogger v2 telah launching..!!

Ayoo.. temen-temen blogger maupun yang ga blogger silahkan mampir di rumah..



lanjuutt »»
    web hit counter
    Free PageRank Checker Blog Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory