Saturday, October 29, 2016

Tentang Jarak Jauh

Jakarta - Hamburg. 11.014 km. Jarak antara saya dan suami.



2 Tahun menjalani pernikahan jarak jauh ini. Berat? Jangan ditanya.

Sering saya merasa iri melihat pasangan suami istri  lain yang hidupnya normal. Rumah Tangga yang semestinya. Tapi saya pun selalu yakin, akan selalu ada hikmah di balik cerita. Toh, memang ini keinginan saya untuk mengejar cita-cita. InsyaaAllah akan ada buah manis di akhir perjuangan.

Selama 2 tahun, pertemuan antara saya dan suami bisa dihitung jari.

Friday, April 22, 2016

Surprise Surprise!

Saya: Liburan kita kemana a?
Suami: Ada deh...
Saya: Oooh... rahasia-rahasiaan nih? clue donk clue!
Suami: Pantai.
Saya: Apa lagi?
Suami: Besok lagi ya.. 

Setelah beberapa hari cuma dapet 3 clue: Pantai, Banten, Pulau.

OK! Mikir keras, di Banten ada pulau apa? AH! Baca peta aja saya suka bingung apalagi kalau harus ngebayangin di suatu provinsi ada kekayaan alam apa aja. Googling? Ga usah deh, biar kejutan aja nanti, toh yang penting saya tau kami mau ke PULAU! HOREE!

Monday, February 02, 2015

Tunggu Aku di Jakartamu

Jieee.. Jakarta! Bukan Bandung lagi nih?

Bandung tetep ga pernah hilang dari hati, kota di mana saya tumbuh, mengenal banyak teman dan sahabat (walau saya tinggalnya di Bandung coret, Cimahi coret, alias perbatasan Cimahi - Bandung Barat yang masuknya ke bagian Bandung Baratnya, Padalarang. *oke ribet)

Tapi Jakarta, tempat di mana suami saya berada sekarang. Di mana pun tempatnya kalau deket-deket suami pasti nyaman banget donk ya? #ihik

2 Agustus 2014 - 2 Februari 2015. Tepat setengah tahun saya jadi seorang istri dari seorang lelaki, yang katanya charmingnya absolut. :P

Wednesday, September 17, 2014

Aku Kau dan AQUA

Kebiasaan sering membuat kita melakukan hal secara otomatis, bahkan disaat yang tidak tepat. Seperti misalnya, setiap pulang ke Indonesia, saya cukup sering secara otomatis mau mengambil minum dari air keran! Untung belum pernah sempet keminum, palingan sampe ngocorin airnya aja ke gelas.. :P

Sering kepikiran, kok air keran di Indonesia ga bisa diminum langsung, sedangkan di Jerman bisa? Padahal ada yang bilang, "Di Jerman jangan sering-sering mandi, nanti kulitnya kering!". Lha? Jadi air di Jerman bisa diminum tapi ga bagus buat kulit? Sedangkan di Indonesia, kita mandi sehari 2x, tapi airnya ga bisa diminum?

Ngomong-ngomong soal air, beberapa waktu lalu saya, suami, dan temen-temen blogger lain dapet kesempatan buat liat lokasi proyek penyediaan air bersih, yang merupakan salah satu CSR AQUA. Di saat saya mikirin perbandingan air di Jerman dan di Indonesia, ternyata banyak orang yang mikirin gimana bisa dapat air bersih. *kemudian melow :(

Iya.. ternyata bukan di Afrika aja yang masih kekurangan air bersih, tapi warga Indonesia pun masih banyak yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. :(

Salah dua lokasi sasaran program WASH (Water, Access, Sanitation, and Hygiene) dari AQUA yang kami kunjungi adalah Kampung Nyalindung dan Dusun Banceuy, Subang, Jawa Barat.

Pagi-pagi banget kami sudah berangkat ke Kampung Nyalindung. Aaaaah.. udaranya di sana masih segeeeerrrr...

Siap berangkat menuju Kp. Nyalindung

Wednesday, August 13, 2014

Cita-cita kecil

Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah..

Satu cita-cita kecil saya telah tercapai. Kata mama, dulu kalau saya ditanya:

Cita-citanya apa?

Saya jawab:

Mau kayak mama, mau nikah terus punya anak. 

Hehee.. ketika diceritakan begitu, saya ketawa aja. Ya ampun ternyata saya pernah punya cita-cita sesimpel itu, ketika anak-anak lain mau jadi dokter dan pilot.

Alhamdulillah, tanggal 2 Agustus 2014, salah satu cita-cita kecil saya itu tercapai. Ahmad Fauzi Ridwan, atau biasa disebut Ridu di kalangan blogger, udah membantu saya untuk mencapai cita-cita ini.

Monday, December 23, 2013

2013

Alhamdulillah.. Alhamdulillah..

Kata siapa angka 13 itu angka sial? Kata siapa tahun 2013 itu bakal jadi tahun sial?
Buat saya ngga sama sekali! Di tahun 2013 ini justru saya banyak bersyukur, tahun yang ga akan saya lupain, tahun yang supeeeeerrr menyenangkan sekaliiiii. *oke! ga usah lebay*

Salah satu momen di tahun 2013 ini yang membuat saya amat sangat bersyukur adalah kelulusan saya dari jenjang kuliah Bachelor. Ya! Akhirnya saya lulus dari perjuangan panjang ini.

Ga gampang, jatuh kesandung terkilir sampai luka-luka, tapi kemudian bangkit lagi, jatuh lagi terjerumus tapi tetap saya harus berdiri lagi. Air mata luka sakit, sampai akhirnya di satu titik air mata itu berubah jadi air mata bahagia. Perjuangan itu ga sia-sia, sakit itu ga sia-sia, air mata itu ga sia-sia. Semua mengajarkan saya untuk terus berusaha, karena saya yakin suatu saat usaha itu akan membuahkan hasil. Alhamdulillah, akhirnya pada tanggal 7 Juni 2013 saya dinyatakan lulus pada sidang tesis saya.

Saturday, March 16, 2013

Meet Andrea Hirata!

Kyaaaa.. udah lama ga update blog! Maklum sedang terperangkap dalam jerat thesis, yang pernah mengalami atau masih mahasiswa tingkat akhir pasti mengerti rasanya seperti apa.. ( ._.)

Tapi cerita yang satu ini ga bisa saya lewatin untuk ditulis!

Awalnya, sepulang saya dari bimbingan thesis, saya mendapatkan berita dari adik saya, bahwa akan ada bedah buku "Die Regenbogentruppe" (Laskar pelangi versi berbahasa Jerman) bersama Andrea Hirata! Yeah! Andrea Hirata datang ke Hamburg! Saya pun langsung nyari informasinya!


Sedikit bimbang, acaranya diadakan tanggal 10 Maret, dan saya ada ujian tanggal 13nya! Saya ga pernah berani untuk pergi-pergi, kalau sudah dekat dengan hari ujian.

Sampai sehari sebelum harinya, saya masih bimbang, dilema, galau *nyelup salju*. Akhirnya mama ngeyakinin, "Udah dateng aja, daripada nyesel, cari hiburan juga daripada mendem terus di kamar". OK. Omongan orang tua, masa kita bantah, ya ga siiiih? *padahal seneng dibilang begitu*

Akhirnya! Yes saya ketemu Andrea Hirata! Salah satu penulis favorit!

Quchie

Chierita

Belanja belanji

Belanja belanji
Click to shop!

Chiet-chat

Chwiet-chwiet

Followchie

Searchieng

Loading...